7 Provinsi dengan UMP Paling Rendah Tahun 2019, Ada yang Tidak Sampai 2 Juta Per Bulan

Posted on

Kali ini kami hidangkan 7 provinsi yang Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 terkecil se-Indonesia. Artikel ini adalah kelanjutan berdasarkan artikel sebelumnya yg membahas tentang 7 propinsi menggunakan UMP 2019 paling tinggi, kami harap sahabat-teman sudah membaca artikel tersebut sebagai akibatnya tidak ketinggalan informasinya & jadi tahu wilayah mana saja yang UMP nya termahal & jua wilayah mana saja Upah Minimum Provinsi nya terendah dalam tahun 2019.

Untuk diketahui, secara resmi pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar 8,03 persen. Naiknya UMP 2019 sebanyak 8,03% tersebut berdasarkan perhitungan inflasi nasional sebesar 2,28 persen, pertumbuhan ekonomi nasional 5,15 persen dan nilai KHL alias Kebutuhan Hidup Layak.

7 Provinsi Dengan UMP Paling Rendah Tahun 2019, Ada Yang Tidak Sampai 2 Juta Per Bulan

Namun demikian, ada sejumlah provinsi yang menaikkan UMP lebih dari angka 8,03% lantaran harus mengejar nilai kebutuhan hidup layak (KHL). Sejumlah provinsi tersebut antara lain propinsi Papua Barat yang UMP-nya naik 10,3%, kemudian provinsi Kalimantan Tengah yang naik sebesar 10%, dan satu lagi provinsi Nusa Tenggara Barat, yang mana kenaikkan UMP-nya mencapai 10,28%.

Baca Juga: 7 Provinsi dengan UMP Tertinggi di Tahun 2019. Daerah Kamu Termasuk Nggak?

Kenaikan UMP atau yg dulunya dikenal menggunakan nama UMR (Upah Minimum Regional) tadi sudah ditetapkan oleh gubernur atau ketua wilayah dalam masing-masing provinsi dalam hari Kamis, tanggal 1 November 2018 kemudian.

Dan menurut 33 provinsi yg ada, berikut ini 7 provinsi menggunakan Upah Minimum Provinsi (UMP) paling murah se-Indonesia. Bahkan 5 provinsi di antaranya memiliki UMP yg nir hingga dua juta per bulan.

1. DI Yogyakarta

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetapkan UMP (Upah Minimum Propinsi) 2019 sebesar Rp 1.570.922 per bulan. Naik sebanyak Rp 116.768 atau 8,03 persen dibandingkan tahu 2018 yg besarnya Rp 1.454.154 per bulan.

Dengan UMP tahun 2019 Rp 1.570.922, Provinsi Jogjakarta berada pada posisi pertama sebagai wilayah tingkat I yg UMP-nya paling kecil se-Indonesia.

2. Jawa Tengah

Jateng (Jawa Tengah) berada pada urutan ke dua menjadi provinsi dengan nilai UMP paling kecil buat tahun depan. UMP 2019 provinsi Jawa Timur ialah sebesar Rp 1.605.396 per bulan. Mengalami kenaikan sebanyak Rp 119.331 atau 8,03 % dibandingkan tahun 2018 yg besarnya hanya Rp 1.486.065 per bulan.

Tiga. Jawa Timur

UMP 2019 buat provinsi Jatim ialah sebesar Rp 1.630.059,05 per bulan. Mengalami kenaikan sebesar Rp 121.164,25 atau sebanyak 8.03 persen dibandingkan tahun 2018 yang besarnya Rp 1.508.894 per bulan. Dengan gaji minimal Rp 1.630.059,05 per bulan, provinsi Jawa Timur berada pada posisi ketiga sebagai propinsi menggunakan UMP 2019 termurah.

4. Jawa Barat

UMP 2019 terkecil pada posisi keempat masih ditempati oleh propinsi berdasarkan pulau Jawa yaitu Jawa Barat. Provinsi Jabar menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebanyak Rp 1.668.372,83 per bulan. Mengalami peningkatan sebesar Rp 124.012,16 atau sebesar 8,03 persen dibandingkan tahun 2018 yang besarnya Rp 1.544.360,67 per bulan.

5. Nusa Tenggara Timur (NTT)

Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 terendah selanjutnya akhirnya ditempati oleh wilayah di luar Jawa, yaitu provinsi Nusa Tenggara Timur. UMP NTT 2019 adalah sebesar Rp. 1.793.293, meningkat 8,03% menurut tahun sebelumnya.

6. Nusa Tenggara Barat (NTB)

UMP 2019 terkecil keenam pulang ditempati sang provinsi berdasarkan pulau Nusa Tenggara yaitu Provinsi Nusa Tenggara Barat alias NTB. Padahal UMP 2019 NTB mengalami kenaikkan yang cukup akbar dibanding provinsi yg lainnya, yaitu sebesar 10,28% atau Rp 187.610 atau 10,28 sebagai Rp 2.012.610 dibandingkan tahun 2018 yg hanya sebanyak Rp 1.825.000 per bulan.

Dengan UMP 2019 sebesar Rp dua.012.610 per bulan, prov NTB sebagai keliru satu provinsi yang meskipun masuk pada kategori 7 UMP terkecil 2019, namun besarnya telah di atas dua juta rupiah.

7. Bengkulu

Di posisi terakhir berdasarkan 7 propinsi menggunakan UMP terendah tahun 2019 diraih oleh wilayah menurut pulau Sumatera, yaitu provinsi Bengkulu menggunakan UMP 2019 sebanyak Rp 2.040.000 per bulan. Paling mini menurut 8 propinsi pada pulau Sumatera, & no 7 seluruh Indonesia.

Baca Juga: Daftar UMP (Upah Minimum Provinsi) Tahun 2019 Lengkap 33 Provinsi Seluruh Indonesia

Demikianlah liputan urutan 7 provinsi dengan UMP 2019 terendah menurut 33 provinsi semua Indonesia. Bagaimana, apakah daerah loka tinggal atau loka bekerja sahabat-sahabat masuk pada 7 daftar tadi? Dan semoga menambah gosip bagi yg sedang mencari lowongan kerja, dan mencari tahu daerah mana saja Upah Minimum Provinsi (UMP) nya terendah dan yg tertinggi di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *