Beberapa Penyebab Kematian Ikan Lele

Posted on

Beberapa Penyebab Kematian Ikan Lele

Ikan lele memiliki daya tahan yg cukup baik terhadap kondisi air yang kurang mendukung. Namun pada berukuran lele kecil tak jarang terjadi kematian secara massal yg menyebabkan kerugian pada budidaya ikan lele. Pada ukuran kecil, ikan lele memang terhitung masih rentan terhadap perubahan lingkungan dan penyakit. Kondisi lingkungan yang jelek semakin mendukung kematian ikan lele. Kematian dalam ikan lele ditimbulkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Yang krusial diperhatikan merupakan menentukan bibit yg baik & sehat.

Ikan lele yg baru dipindah menurut satu lokasi ke lokasi yang lain mengalami stress dan menurun vitalitasnya, pada syarat demikian ikan lele menjadi lemah dan gampang terserang penyakit. Hal inilah yang tak jarang dialami petani ikan lele, karena itu sebelum ditebar ke kolam budidaya perlu dipulihkan terlebih dahulu kondisi ikan. Langkah paling sederhana adalah mempuasakan ikan lele dengan nir memberi makan terlebih dahulu.

Agar syarat eksternal mendukung maka kolam lele wajib diperlakukan secara baik dan tepat. Beberapa faktor yg perlu dihindari agar tidak terjadi kematian ikan lele antara lain:

1. Penanganan Yang Kurang Tepat

Penanganan dalam bibit lele yg keliru misalnya padat tebar yg terlalu tinggi, bibit yang menurut asalnya memang kurang baik, lingkungan hidup kolam yang jelek ( ternoda).

Dua. Terlambat dilakukan Sorting

Pertumbuhan ikan lele nir bisa seimbang, ikan lele besar cenderung akan mendominasi makanan. Selain itu lele memiliki sifat kanibal, ikan lele yg akbar cenderung akan memangsa ikan lele yg mini .

Tiga. Tidak memakai Probiotik

Probiotik mempunyai fungsi menguraikan ammonia dan membantu pencernakan kuliner pada ikan . Dalam budidaya lele menggunakan kepadatan tinggi kotoran ikan akan menumpuk dan sebagai racun bagi ikan. Maka menaruh probiotik baik pada adonan pakan atau kolam relatif krusial buat ternak lele.

4. Penggunaan Alat Tangkap yang tidak Sesuai

Alat tangkap yang tidak sinkron, contohnya terlalu kasar akan membuat luka pada ikan lele mini . Luka in akan berpotensi terinfeksi sang bakteri yang mampu menyebabkan kematian.

Lima. Tidak Dipuasakan

Apalagi buat pengiriman jeda jauh , bibit ikan lele dipuasakan terlebih dahulu, supaya kotoran dan residu-residu kuliner dalam tubuh ikan lele keluar. Apabila waktu pengiriman ada kotoran yg keluar berdasarkan ikan lele maka akan menjadi racun yg menyebabkan kematian.

6. Waktu Distribusi Yang nir sinkron

Cuaca panas pada siang hari adalah ketika yang kurang tepat buat mengangkut ikan lele. Idealnya ikan lele dikirimkan dalam pagi atau sore hari & ditebarkan pada kolam pada ketika dingin juga.

7. Tidak divaksinasi

Vaksinasi dalam ikan lele memang belum terlalu terkenal. Vaksinasi pada ikan lele akan mempertinggi kekebalan tubuh ikan lele sebagai akibatnya akan mengurangi resiko kematian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *