Bisnis Boneka di Hari Valentine

Posted on

Bisnis Boneka Di Hari Valentine

Memberikan hadiah pada seorang yang disayangi dalam hari kasih sayang atau hari Valentine telah sebagai tradisi pada kalangan anak muda. Ada banyak hibah yang biasa diberikan waktu Valentine. Salah satunya merupakan boneka. Tak heran apabila lepas 14 Februari merupakan waktu-waktu panen bagi para penjual boneka.

Salah satu pemain yang turut merasakan berkah Valentine adalah Andre Kurniadi di Duren Sawit, Jakarta Timur. Tidak hanya menjual, Andre jua memproduksi sendiri boneka tersebut dengan merek Bonekanya.

Ada poly jenis boneka bikinannya, seperti boneka wisuda dan boneka maskot. "Khusus Valentine ada boneka beruang & boneka berbentuk hati atau love," ujar laki-laki yang telah berbisnis boneka semenjak 2012 ini, dikutip berdasarkan Kontan.

Selain boneka, ia jua memproduksi suvenir pernikahan, bantal, loka tisu, & dompet. Andre mengaku seluruh boneka bikinannya, dia desain sendiri. Menjelang hari Valentine, kapasitas produksi bonekanya meningkat hingga 40% dari hari biasanya. Jumlah itu masih belum sanggup memenuhi semua permintaan.

Makanya, dia pula mengambil pasokan boneka berdasarkan konveksi lain yg berada di Bandung. Dalam seminggu ia sanggup menghasilkan hingga 500 boneka. Harga boneka tadi dibanderol pada kisaran Rp 8.000 sampai Rp 50.000 per boneka.

Boneka-boneka bikinannya ini terdapat yg dipasarkan beliau mal sampai toko-toko boneka. Selama dua bulan menjelang Valentine, pesanan justru ramai menurut luar Jakarta. Pemesanan di Jakarta relatif biasa & nir berkembang pesat. "Ramai pesanan berdasarkan Semarang, Lampung, Palembang, Kalimantan, dan Sulawesi," jelasnya.

Selama ramai permintaan ini, Andre bisa menjual 50 sampai 70 boneka pada sehari. Berkaca berdasarkan pengalaman Valentine tahun-tahun kemudian, Andre bisa meraup omzet hingga Rp 40 juta per bulan. Sementara omzet di bulan biasa hanya di kisaran Rp 25 juta-Rp 30 juta.

Pemain lainnya adalah Rahman Adi asal Bekasi, Jawa Barat. Ia menjual boneka dengan merek Lunania. Beda dengan Andre, Rahman hanya penekanan berjualan saja. "Saya nir memproduksi," kata laki-laki yang telah berjualan boneka dari tahun 2010 ini.

Ia mengaku, setiap Valentine selalu kebanjiran order. Maka, buat mengantisipasi permintaan beliau pun menyiapkan stok. "Saya sudah menyiapkan stok semenjak Januari," pungkasnya. Lunania menjual aneka boneka mulai dari boneka berbentuk fauna, tokoh kartun, klub sepakbola, flora, dan bentuk lainnya.

Saat Valentine yang poly dicari merupakan boneka berbentuk hati dan boneka beruang. Rahman mengaku, menerima pasokan boneka menurut pemasok di wilayah Bekasi pula. Menurutnya, penjualan boneka pada hari Valentine bisa mencapai 600 buah per bulan. Dengan rata-homogen harga jual Rp 20.000-Rp 300.000 per butir, ia sanggup mengantongi omzet Rp 50 juta per bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *