Bisnis Pangkas Rambut Online yang Menjanjikan

Posted on

Bisnis Pangkas Rambut Online Yang Menjanjikan

Nikasius Dirgahayu, mempunyai bisnis potong rambut yg tidak sinkron berdasarkan yang lainnya. Biasanya usaha pangkas rambut ini terdapat pada kios-kios, namun beliau menawarkan jasa potong rambutnya secara online.

"Jadi aku barber online jadi delivery dateng ke rumah, ke tempat kerja, apartemen, ke mana saja, aku yg nyamperin, kan jikalau di sini orang datang ke potong rambut cuma pangkas, habis itu pulang 15 mnt terselesaikan, nah bila saya lantaran jualan jasa ya sambil ngobrol, konsepnya lebih santai, jadi orang nggak cuma pangkas rambut terselesaikan," istilah Nikasius, pemilik The Barbership.

Bisnis ini berawal berdasarkan keisengan teman-temannya pada ketika kuliah yang menyuruhnya buat mencukur rambut temannya, belajar otodidak, dan mengusut teknik-teknik memotong dari youtube. Kemudian, beliau mulai berpikir buat membuatkan bisnisnya secara online.

"Awalnya dipaksa sama temen, sama senior, lo cukurin deh iseng-iseng pas kuliah, terus lanjut jadi barbering temen-temen, jadi hobi tapi bukan tukang potong rambut, terus mulai mikir buat buat barbershop, butuh dana yg poly bila lihat culture-nya pada Alaihi Salam, barbershop itu mahalnya di kursi barber, yg klasik mampu Rp 25 juta, mulai coba pikir kenapa saya nggak online," papar Nick, sapaan akrab Nikasius.

Nick yang dulu pernah bekerja pada agency, sekarang sudah menjalankan bisnis barbershop online sejak 4 tahun yang kemudian, danbisnisnya ini menyebar secara luas dari ekspresi ke verbal sahabat-temannya.

"Strategi dari temen ke temen, berdasarkan mulut ke lisan, sampi akhirnya temennya temen kantor barbering hingga dibayar berfokus," ungkapnya.

Dengan modal awal Rp dua juta, ketika ini barbershop online milik Nick telah mempunyai omzet Rp 10-15 juta/bulan.

"Modal awal itu paling buat peralatan clipper gunting segala macam Rp 2 jutaan, kini kalau omzet Rp 10-15 juta/bulan," ujar Nick.

Walaupun begitu, waktu ini, beliau belum mempunyai karyawan & mengerjakan bisnisnya sendiri. Ia jua menghadapi beberapa kendala dalam menjalankan bisnisnya, yaitu cuaca hujan dan kondisi fisik.

"Kalau karyawan belum ada, sejauh ini masih kerjain sendiri, aku naik motor ke tempat orderan, karena naik motor kendalanya ya di cuaca saat hujan ketika pula mundur, jika sakit juga, belum bila lagi malas namanya pula manusia ya lumrah," ujarnya.

Untuk bisa memakai jasaNickBarbership ini, konsumen dikenakan biaya Rp 100.000/kepala ditambah ongkos transportasi Rp 10.000/km dariTebet.

"Per kepala tarifnya Rp 100.000, ditambah ongkos transportnya Rp 10.000/km berdasarkan Tebet," istilah Nick.

Ke depan, ia berharap, bisnis yang dijalankan ini, bisa memiliki barbershop sehingga ia mampu memberikan produk di samping jasa potong rambut.

"Untuk ke depan sih kepikiran punya barbershop, nanti mampu jual hair product merchandise & pomade, kini sih sudah jualan juga cuma kan ada pula konsumen yg lebih suka lihat langsung dibanding beli online, jadi bila terdapat toko mereka mampu lihat," tuturnya.

Saat ini, beliau menunjukkan jasanya melalui instagram @Nick_thebarbership dan jua twitter.

"Sekarang sih menurut twitter dan instagram lantaran kenaikan pangkat perdeo ya pada situ, terus sekalian pula mampu bisa sponsor," kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *