Cara Cek Nama Kita Di Daftar Pemilih Pilkada 2018, Apakah Sudah Terdaftar Atau Belum?

Posted on

Cara mengecek apakah nama kita telah terdaftar di daftar pemilih dalam Pilkada serentak 2018 sebenarnya sangat gampang, karena bisa dilakukan secara online tidak perlu repot-repot ke tempat kerja Komisi Pemilihan Umum atau KPU. Pengecekan bisa dilakukan memakai personal komputer ataupun smartphone lewat browser yang tersedia di perangkat tersebut.

Dengan mengetahui nama kita terdapat di daftar calon pemilih, mampu dipastikan kita pasti mampu ikut berpartisipasi dalam pemilihan calon gubernur & calon wakil gubernur, atau calon bupati/walikota & calon wakil bupati/walikota di daerah kita. Kita sanggup mencoblos calon ketua daerah yang punya acara kerja yg indah dan logis, contohnya sanggup menciptakan lapangan kerja atau lowongan kerja yang banyak, sehingga taraf pengangguran & kemiskinan sanggup berkurang.

Baca Juga: Cara, Syarat dan Biaya Mengurus e-KTP yang Hilang atau Rusak

Sementara jika nama kita belum terdapat di daftar pemilih, kita bisa kesulitan buat mampu ikut mencoblos, bahkan mampu jadi kita sama sekali tidak mampu ikut memilih.

Cara Cek Nama Kita Di Daftar Pemilih Pilkada 2018, Apakah Sudah Terdaftar Atau Belum?

Untuk diketahui, Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 akan digelar serentak pada 171 daerah pada aneka macam daerah Indonesia, rinciannya 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Dijadwalkan hari pemungutan dan penghitungan suara di TPS adalah pada tanggal 27 Juni 2018.

Untuk itu, silakan dilacak sudahkah nama kita terdaftar pada KPU menjadi calon pemilih pada pilkada 2018 bulan juni nanti. Cara melacaknya sangat gampang sanggup melalui browser pada personal komputer juga pada handphone/smartphone.

Berikut ini tutorial cara mengeceknya:

  1. Buka website KPU (Komisi Pemilihan Umum) yaitu: www.kpu.go.id atau silahkan langsung saja klik Di Sini .
  2. Klik menu Portal Publikasi Pilkada dan Pemilu
  3. Pada menu Jenis Pemilihan, lalu pilih Pilkada 2018
  4. Pada kolom Pemilih, lalu klik Pemilih Sementara (DPS).
  5. Pada halaman DPS akan menampilkan nama provinsi, jumlah Tempat Pemilihan Suara (TPS), jumlah pemilih dengan pembagian laki-laki dan perempuan, serta pemilih difabel.
  6. Pemilih difabel terbagi lima kategori: tuna daksa, tuna netra, tuna rungu/wicara, tuna grahita, serta disabilitas.
  7. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dikolom cari NIK.
  8. Bila sudah terdaftar, data diri kita akan muncul dalam tampilan layar. Data yang muncul meliputi: NIK, nama, jenis kelamin, nama provinsi, nama kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan dan nomor TPS.

Tapi apabila data diri kita nir muncul, berarti data kependudukan kita belum masuk pada DPS. Solusinya bagi pemilih yg belum terdaftar misalnya itu, silahkan melapor ke KPU & nanti petugas yang akan mengurusnya.

KPU akan melakukan perbaikan DPS (Data Pemilih Sementara) dalam 3 sampai 7 April 2018. Setelah itu KPU akan menetapkan daftar nama-nama itu menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 13-19 April 2018. Jadi kalau nama kita belum terdaftar pada DPS, segera lapor ke KPU. Lantaran nanti kalau telah ada DPT, berarti telah tidak akan terdapat pemugaran data lagi.

Baca Juga: Mulai Juni 2018, Pemerintah Akan Memberlakukan KK (Kartu Keluarga) Model Baru

Seperti itulah cara mengetahui nama kita telah terdata di daftar pemilih buat Pilkada serentak tahun 2018 ini. Apabila telah terdaftar, ingat pakai kesempatan tersebut buat ambil bagian dalam pesta demokrasi pemilihan ketua daerah. Jangan golput. Sementara bila belum terdaftar, segera lapor ke KPU agar data-data diri kita diproses dan bisa ikut menggunakan hak pilih kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *