Cara dan Syarat Mencairkan Uang JHT BPJS TK/Jamsostek 2020

Posted on

Pembahasan kali ini artinya apa saja kondisi-kondisi dan bagaimana cara klaim dana JHT Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2020. Baiklah, tanpa banyak basa basi eksklusif saja kami jelaskan rapikan cara mengurus pencairan duit JHT seluruhnya atau 100%.

Hal pertama banget yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan pencairan tabungan JHT (Jaminan Hari Tua) adalah memenuhi semua persyaratannya baik itu kondisi kriteria dan pula persyaratan berkas atau dokumen. Bagaimana mungkin dana kita mampu cair apabila persyaratan-persyaratannya nggak terpenuhi.

Kriteria peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah memenuhi kondisi buat mengambil seluruh saldo JHT artinya seperti ini dia:

  • Telah berhenti bekerja dari perusahaan minimal sebulan. Baik itu berhenti bekerja karena mengundurkan diri, diberhentikan atau PHK, kontrak kerja habis. Atau berhenti kerja karena tertimpa musibah misalnya mengalami cacat total permanen atau meninggal dunia. Untuk yang meninggal dunia, tentunya ahli waris yang mengurus pencairannya.
  • Pada saat mengajukan pencairan, belum bekerja lagi di perusahaan manapun. Dengan kata lain, anda masih menganggur.
  • KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) atau kartu BPJS Ketenagakerjaan sudah tidak aktif.

Nah, apabila syarat-syarat kriteria pada atas sudah terpenuhi, anda juga perlu memperhatikan berkas-berkas persyaratannya apakah telah lengkap atau belum. Lantaran kurang satu dokumen saja, pengajuan klaim uang JHT anda niscaya ditolak.

Berikut dokumen-dokumen persyaratan mengklaim dana JHT:

  1. KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) atau kartu BPJS Ketenagakerjaan.
  2. KK (Kartu Keluarga).
  3. KTP elektronik atau e-KTP.
  4. Buku rekening tabungan atas nama anda sendiri.
  5. Paklaring/surat pengalaman kerja/surat referensi/surat rekomendasi jika peserta berhenti karena resign alias mengundurkan diri.
  6. Surat keterangan Pemberhentian Kerja jika berhenti bekerja karena PHK.
  7. Surat PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) yang pertama kali diterima bagi yang berhenti bekerja karena habis kontrak.
  8. Kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) apabila saldo JHT yang anda di atas Rp 50.000.000.
  9. Jika anda TKA (Tenaga Kerjaerja Asing) dan berhenti bekerja karena yang ingin meninggalkan Indonesia, anda wajib membuat surat pernyataan bermaterai yang isinya menyatakan tidak akan bekerja lagi di wilayah NKRI. Sementara jika status peserta adalah WNI yang berhenti bekerja karena ingin pindah ke luar negeri, wajib melampirkan passport dan visa.
  10. Bagi peserta yang mengalami cacat total permanen, harus melampirkan surat keterangan cacat total tetap dari dokter yang merawat.
  11. Jika anda merupakan ahli waris peserta yang telah meninggal dunia, dan hendak mengurus pencairan dana JHT milik almarhum, anda wajib membawa berkas tambahan berupa fotokopi KTP dengan menunjukkan yang asli, surat Kematian asli dari pejabat yang berwenang atau fotokopi legalisir, surat keterangan ahli waris, fotokopi surat nikah peserta dengan menunjukkan yang asli dan fotokopi rekening tabungan ahli waris.
  12. Khusus untuk anda yang sudah mencapai usia pensiun (57 tahun), harus membawa surat keterangan dari perusahaan.

Itulah berkas-berkas persyaratannya. Silahkan anda sesuaikan dengan penyebab anda berhenti bekerja.

Dan jangan lupa, pastikan nama dan tanggal lahir anda sama antara dokumen yang satu dengan dokumen yg lainnya. Selain itu, pastikan pula alamat yang tertera pada e-KTP jua sama dengan alamat yg tercantum di Kartu Keluarga. Apabila terdapat disparitas data, sebaiknya diperbaiki ke instansi yang bersangkutan, atau menciptakan surat warta menurut perusahaan.

Cara Dan Syarat Mencairkan Uang JHT BPJS TK/Jamsostek 2020

Setelah semua kondisi kriteria di atas telah terpenuhi, seluruh dokumen persyaratannya pula telah lengkap & nir terdapat data yang nir cocok, langkah selanjutnya mengajukan klaim JHT. Dan masih sama seperti tahun 2019 kemudian, terdapat beberapa pilihan cara mencairkan dana JHT Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2020 ini. Berikut kami berikan penjelasan rapikan caranya satu persatu.

UPDATE! :Cara Terbaru 2020 Mencairkan JHT BPJS TK di Tengah Wabah Virus Corona

1. Cara Mencairkan Dana JHT pada Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan

Cara pertama & paling banyak dipilih peserta adalah klaim JHT secara manual menggunakan pribadi mendatangi kantor cabang BPJS Taman Kanak-kanak terdekat. Kantor cabangnya mampu dimana saja tidak wajib sinkron domisili alamat KTP. Namun buat melakukan pencarian di kantor cabang anda wajib mendaftar atau pendaftaran antrian secara online terlebih dahulu.

Berikut rapikan cara pendaftaran atau booking antrian online untuk klaim uang JHT secara manual di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan:

  • Buka website https://antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id/ (bisa juga buka aplikasi BPSTKu, lalu pilih menu Klaim Saldo JHT).
  • Pada formulir isian seperti contoh silahkan masukkan data-data yang diminta dengan lengkap dan benar.
  • Isi semua data kependudukan dan kepesertaan mulai dari NIK, nama lengkap sesuai KTP, nomor referensi atau no kartu BPJS Ketenagakerjaan, dan nomor handphone anda.
  • Pilih wilayah pelayanan dan kantor cabang pelayanan yang anda inginkan, yang nantinya anda datangi untuk proses pencairan.
  • Pilih tanggal kedatangan yang anda inginkan, yang tentunya disesuaikan dengan hari-hari kerja kantor BPJS Ketenagakerjaan yaitu dari hari Senin hingga Jum’at. Dan dalam memilih tanggal, anda hanya bisa memilih maksimal 7 hari dari tanggal anda melakukan pendaftaran.
  • Pilih jam kedatangan yang anda inginkan. Terserah mau jam berapa, yang penting masih pada jam kerja kantor BPJS TK.
  • Isi captcha yang tertera dengan benar.
  • Jika sudah yakin semua data yang anda isi sudah lengkap dan benar, langsung saja klik Simpan
  • Isi Cetak Ulang untuk mencetak ulang.

Setelah berhasil registrasi antrian secara online, yg berarti anda sudah memperoleh kode booking dan jadwal kedatangan ke tempat kerja BPJS Taman Kanak-kanak, silahkan anda print out hasil pendaftaran antrian online anda tadi, buat nantinya dibawa ke Kacab BPJS Taman Kanak-kanak yg telah anda pilih, dan pula sesuai jadwal yg telah anda tentukan sendiri tersebut.

Pada saat datang ke kantor BPJS TK nanti, anda wajib sudah datang pada sana paling lambat 30 mnt sebelum jam kedatangan yg anda pilih pada ketika mengisi formulir registrasi no antrian. Dan waktu sudah hingga di kantor BPJS Ketenagakerjaan, anda wajib memberitahuakn bukti print out bahwa sudah berhasil melakukan pendaftaran antrian online.

Tunjukkan print out kode booking tersebut kepada petugas sekuriti. Nanti petugas akan memberikan formulir klaim JHT, formulir ceklis kelengkapan berkas, surat pernyataan sedang tidak bekerja pada perusahaan manapun yang wajib anda tandatangani di atas materai Rp 6.000.

Silakan isi formulirnya, ceklis jua kelengkapan berkas-berkasnya, tandatangani surat pernyataan sudah nir bekerja lagi tadi di atas materai 6000, setelah itu satukan dengan seluruh berkas persyaratan klaim JHT kemudian tambahkan ke dalam box yg telah disediakan. Jangan ragu untuk bertanya pada petugas bila ada hal-hal yg tidak dimengerti. Setelah itu tinggal duduk anggun menunggu panggilan.

Untuk kantor cabang BPJS TK yang sudah menyediakan mesin e-ktp reader, anda tidak perlu mengisi formulir. Cukup dengan tap e-ktp anda di mesin reader, scan sidik jari, setelah itu data-data kependudukan anda akan dibaca oleh sistem. Kemudian berkas-berkas anda akan diperiksa, mungkin juga akan sedikit ditanya-tanya untuk mencocokkan dengan data-data yang ada di berkas.

Setelah itu anda tinggal menunggu dana JHT milik anda cair ke dalam rekening dengan estimasi ketika antara lima sampai 7 hari kerja. Tentunya hari Sabtu, Minggu dan libur nasional nir terhitung. Tetapi wacana lamanya dana cair silahkan disesuaikan menggunakan kabar dan pembuktian data pada kantor cabang yang anda pilih buat mengurus klaim. Karena mampu jadi setiap kantor cabang BPJS Taman Kanak-kanak memiliki kebijakan masing-masing terkait lamanya pencairan.

Baca Juga:Bagaimana Cara Agar Kebagian Nomor Antrian Online Pencairan Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan?

Dua. Cara Mengambil Uang JHT pada Kantor Cabang Perintis

Jika anda kesulitan mencairkan daba JHT pakai cara pertama lantaran susahnya mendapatkan angka antrian online, andai sanggup mencoba cara yang ke 2 ini. Karena saat ini, semua tempat kerja cabang BPJS Tk memang sudah mewajibkan peserta buat mendaftar antrian secara online terlebih dahulu apabila mau mencairkan JHT secara manual. Jika Anda ingin merogoh uang JHT tanpa ingin ribet menciptakan antrian online, maka Anda bisa melakukannya di KCP (Kantor Cabang Perintis) atau tempat kerja cabang pembantu.

KCP merupakan perpanjangan tangan Kacab BPJS TK. Di kantor cabang perintis, dana premi JHT (Jaminan Hari Tua) masih mampu diklaim secara manual tanpa perlu mendaftar antrian online. Di sana anda masih mampu merogoh uang JHT seperti cara lama sebelum adanya aturan baru berupa sistem antrean on-line.

Perbedaan antara tempat kerja cabang (Kacab) dan kantor cabang pioner (KCP) BPJS Ketenagakerjaan sanggup dipandang menurut bentuknya, tempat kerja cabang pioner biasanya lebih mini & lebih sepi daripada kantor cabang. Atau silakan dikonfirmasi langsung ke kantor BPJS Taman Kanak-kanak yg Anda temukan, apakah telah Kacab atau baru KCP. Jika ternyata itu adalah kantor cabang, tanyakan sekalian di mana saja KCP yg terdapat pada wilayah kerja kantor cabang tersebut.

Perbedaan pentingnya, tempat kerja cabang BPJS Ketenagakerjaan bisa digunakan buat mengajukan klaim saldo JHT secara online atau E-klaim, & mewajibkan registrasi antrian online apabila ingin mencairkan dana JHT secara manual. Sementara Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan nir melayani e-Klaim JHT dan pula nir menerapkan registrasi antrian online. Seperti itu.

Dan berikut langkah-langkah mencairkan uang JHT Jamsostek tanpa perlu melakukan registrasi angka antrian pada Kantor Cabang Perintis (KCP) BPJS Ketenagakerjaan.

Pertama silahkan langsung mendatangi Kantor Cabang Perintis (KCP) BPJS Ketenagakerjaan pada daerah Anda, tanpa perlu mendaftar nomer antrian secara online terlebih dahulu. Tapi tentu datangnya adalah pada hari-hari kerja tempat kerja BPJS Taman Kanak-kanak yaitu dari senin hingga Jum’at menurut pukul 08:00 sampai 15:30 WIB.

Di kantor cabang pioner pula permanen akan ada sistem nomer antrian, tapi bukan antrian online. Di sana no antriannya manual & akan diberikan oleh sekuriti yang berjaga pada pintu kedatangan. Dan buat kantor cabang pioner yg setiap hari ramai sang peserta yang mengurus klaim JHT, tetap akan dibatasi jumlah no antrian yang dibagikan pada setiap harinya. Jadi kita harus tiba pagi-pagi supaya kebagian jatah nomer antrian. Seandainya tak kebagian, kita harus mencoba lagi keesokan harinya.

Jika sudah diberikan angka antrian sang satpam, selanjutnya kita tinggal mengisi formulir klaim JHT, ceklis kelengkapan berkas, dan menandatangani surat pernyataan sudah nir bekerja lagi di atas materai 6000, kemudian memasukkannya bersama semua berkas persyaratan ke pada box yang telah disediakan. Setelah itu tinggal duduk menunggu panggilan sesuai angka antrian. Saat dipanggil menghadap meja teller, berkas-berkas kita akan diperiksa, kita akan sedikit ditanya-tanya buat mencocokkan dengan data-data yg terdapat pada berkas. Apabila semua data akur, kita akan difoto, diminta indikasi tangan dan sidik jari.

Sampai disitu proses administrasi pengajuan klaim saldo JHT di Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) sudah rampung. Tanpa perlu registrasi antrian online. Selanjutnya tinggal menunggu dana cair dan masuk ke dalam rekening dengan estimasi saat pencairan sekitar 7 hari kerja (Sabtu, Minggu & libur nasional nir terhitung). Namun perihal tersebut disesuaikan dengan warta & verifikasi data pada tempat kerja cabang perintis tersebut.

Baca Juga: Tips Mencairkan JHT BPJS TK/Jamsostek Supaya Cepat dan Lancar

tiga. Cara Mengurus Pencairan Dana JHT Secara Online

Cara ketiga yang mampu anda pilih ialah mencairkan secara Online memakai layanan E-klaim JHT. Namun perlu diingat, layanan E-KLAIM ini tidak meliputi proses pencairan JHT secara keseluruhan. Yang via online hanya tahap pengajuan, menggunakan meng-upload berkas-berkas persyaratan yang sudah discan, yang nantinya akan diperiksa sang pihak BPJS TK. Jika disetujui, anda masih wajib mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan buat validasi berkas & beberapa hal lainnya.

Untuk bisa melakukan pengajuan klaim JHT lewat online ini, akun memiliki akun BPJS TK terlebih dahulu. Kalau belum punya, silakan buat akunnya terlebih dahulu di aplikasi BPJSTKu. Tutorial lengkap cara membuat akun BPJSTK silahkan teman-teman Klik Disini .

Kemudian selain itu, semua berkas persyaratannya misalnya KTP Elektronik, Kartu Keluarga, Paklaring, dan berkas-berkas yg lainnya harus pada-scan dan disimpan pada bentuk file dengan ukuran minimal 100KB dan maksimal 1,8MB. Ekstention atau jenis file-nya boleh *.Jpg, *.Jpeg, *.Png, *.Bmp, *.Pdf. Jika nir punya alat scan sendiri, bisa di-scan di tukang fotokopi, warnet atau pada konter-konter personal komputer . Atau boleh juga difoto sendiri memakai smartphone. Yang krusial terlihat jelas & ukurannya nir melebihi 1,8 MB & tidak kurang berdasarkan 100 KB.

Simpan semua berkas tersebut di flashdisk. Atau bisa jua di galeri handphone, nanti waktu mau diupload bisa diimpor menggunakan kabel data.

Pencairan JHT secara online ini usahakan dilakukan lewat perangkat desktop (personal komputer /laptop), bila lewat smartphone silahkan pilih browser yg mendukung. Bisa dicoba dengan memakai browser Chrome yang diubah pada tampilan desktop.

Setelah mempunyai akun BPJSTK dan berkas-berkas persyaratannya sudah discan, langkah selanjutnya ialah pengajuan E-KLAIM BPJS Ketenagakerjaan. Berikut ini tahap-tahapnya:

1. Buka website e-klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan (https://es. Bpjsketenagakerjaan.Go.Id/), kemudian Log In ke akun BPJSTK dengan memakai email dan PIN yg Anda.

Dua. Di laman Daftar Layanan, klik hidangan e-Klaim JHT.

Tiga. Selanjutnya halaman Klaim Elektronik, pada situ terdapat formulir pengajuan klaim. Silakan isikan no KPJ (angka kartu BPJS Ketenagakerjaan), isikan penyebab berhenti bekerja contohnya ‘mengundurkan diri’. Kemudian klik SUBMIT FORM. Beberapa kolom mungkin akan terisi secara otomatis sesuai menggunakan data-data kependudukan anda. Setelah itu klik LANJUTKAN.

4. Akan ada SMS dari BPJSTK berisi nomor PIN (kode konfirmasi).

Lima. Selanjutnya di halaman Klaim, pada situ ada poly data-data yang harus diisi:

Pertama pilih kantor BPJS Ketenagakerjaan yang akan Anda kirimi file berkas persyaratan E-klaim JHT, sekaligus yang nanti Anda datangi buat validasi berkas andai saja e-Klaim disetujui. Jadi pilihlah kantor BPJS TK/Jamsostek yang nir jauh dari loka tinggal Anda.

Kemudian masukkan nomor PIN yg diterima lewat SMS tersebut di kolom yang telah disediakan.

Di kolom data pekerja isi dengan No KPJ & nama Anda.

Pada bagian Jenis & Alasan Klaim. Di kolom alasan klaim isi dengan penyebab Anda berhenti bekerja, contohnya ‘Mengundurkan Diri’. Di kolom Jenis Klaim isi ‘JHT’. Dan terakhir di kolom Nama Pemilik Rekening, masukkan nama Anda, nama Bank, dan angka rekening Bank Anda.

Selanjutnya pada bagian Kelengkapan Administrasi, upload seluruh berkas yg sudah pada-scan tadi. Setelah itu klik KIRIM.

Tunggu sampai ada goresan pena ‘Data berhasil disimpan, silahkan cek email anda buat berita lebih lanjut’.

Sampai di sini proses pengajuan pencairan dana JHT lewat layanan e-Klaim sudah selesai. Tinggal menunggu keterangan selanjutnya lewat email apakah disetujui atau ditolak.

Apabila disetujui kita akan diundang ke kantor BPJS TK dengan membawa berkas asli buat validasi data. Undangan dikirim lewat email & hanya berlaku selama 7 hari. Silakan dicetak/diprint menjadi bukti buat mengambil nomer antrian khusus untuk E-KLAIM.

PERHATIAN INFO TERBARU!

Untuk ketika ini pengajuan pencairan secara online via e-klaim JHT sedang tidak mampu. Entah ini cuma ad interim lantaran sedang terdapat pemugaran sistem, atau entah cara ini benar-sahih sudah tidak diberlakukan lagi. Saat ini situs BPJS Ketenagakerjaan buat proses e-klaim (https://es. Bpjsketenagakerjaan.Go.Id/) sudah nir mampu lagi diakses.

Baca Juga:13 Penyebab Pencairan JHT BPJS Taman Kanak-kanak Ditolak dan Cara Mengatasinya

4. Cara Mengklaim Uang JHT pada Bank

Metode klaim JHT via bank mampu menjadi alternatif yang patut dicoba terutama apabila anda selalu gagal mendaftar antrian on-line buat pencairan di tempat kerja cabang BPJS Ketenagakerjaan. Atau tidak tahu & ribet jika mencairkan JHT secara online. Mencairkan saldo JHT pada SPO (Service Point Office) bank-bank yg bekerjasama menggunakan BPJS Ketenagakerjaan tidak diberlakukan sistem antrian online. Jadi mampu pribadi diproses pada hari yang sama dalam ketika engkau datang ke sana.

Berikut ini mekanisme mencairkan uang Jaminan Hari Tua lewat bank.

Pertama cari tahu dulu bank pada wilayah anda yg sudah berhubungan dengan BPJS Taman Kanak-kanak & sanggup digunakan untuk mengurus klaim tabungan JHT. Hal ini lantaran tempat kerja cabang BPJSTK di tiap daerah terkadang berafiliasi menggunakan bank yang berbeda-beda.

Beberapa bank yang mampu melayani pengajuan klaim saldo JHT merupakan bank BNI (Bank Nasional Indonesia), BJB (Bank Jabar Banten), BRI (Bank Rakyat Indonesia), Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank Bukopin dan BTN (Bank Tabungan Negara)

Untuk keterangan pastinya, anda bisa menanyakan langsung ke tempat kerja bank-bank tersebut pada lebih kurang loka tinggal anda, apakah melayani pencairan uang JHT atau tidak. Bisa juga dengan menanyakan pribadi ke kantor cabang BPJS TK biar dilakukan pengecekan, buat lalu merekomendasikan bank apa dan unit mana yg sanggup digunakan buat mengurus klaim saldo JHT.

Berhubung pengajuan pencairan ini akan dilakukan pada bank, kemungkinan buat persyaratan berkas buku tabungannya wajib memakai buku tabungan bank yg anda pakai untuk mengurus klaim. Misal mencairkan pada bank BRI, berarti anda wajib mempunyai rekening tabungan pada BRI. Apabila belum punya pihak bank akan menggunakan senang hati berbagi rekening baru buat anda.

Untuk proses pencairannya, silahkan tiba ke bank yg telah direkomendasikan BPJS Ketenagakerjaan & katakan kepada petugas security atau Costumer Service bahwa anda hendak mengurus klaim dana JHT BPJSTK atau BPJamsostek.

Selanjutnya anda akan diarahkan buat mengisi formulir klaim saldo JHT, ceklis kelengkapan dokumen, dan menandatangani surat pernyataan sedang nir bekerja pada perusahaan manapun di atas materai 6000. Jika telah, semua berkas & juga formulir yang sudah diisi tadi akan diperiksa sang pegawai bank.

Berkas pengajuan klaim dana JHT tadi, nantinya akan disatukan dengan berkas-berkas pengajuan klaim JHT milik peserta yang lain yg juga mengurus pencairan pada bank tersebut. Setelah itu oleh pihak bank akan dikirim ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan setiap hari selasa dan jum’at.

Karena diurus lewat bank, cairnya dana JHT memang akan sedikit lebih usang jika dibandingkan mengurus langsung ke tempat kerja cabang BPJS ketenagakerjaan. Karena sanggup dibilang pihak bank hanya menjadi perantara. Yang berhak menyetujui cair atau tidaknya dana JHT permanen pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Berdasarkan pengalaman kami mengurus klaim dana JHT lewat bank BRI, lamanya dana JHT cair ke rekening adalah 14 hari sejak berkas pengajuan dikirim ke BPJS Ketenagakerjaan sang pihak bank. Namun hal tersebut jangan dijadikan patokan, silahkan diubahsuaikan saja dengan keterangan yang diberikan sang pihak bank dalam saat anda mengajukan klaim. Bisa saja lebih cepat, atau bahkan mampu pula malah lebih lama .

Demikianlah cara terbaru mencairkan dana JHT BPJSTK/Jamsostek atau kini dianggap juga BPJamsostek tahun 2020. Terdapat beberapa alternatif yang sanggup anda pilih cara mana yg berdasarkan anda paling mudah.

Silahkan baca pula prosedur mencairkan uang JHT untuk peserta menggunakan kondisi-kondisi eksklusif pada bawah ini:

  1. Cara Mencairkan JHT Sebesar 10% atau 30% Bagi Peserta Yang Masih Bekerja
  2. Cara Mencairkan Uang JHT Untuk Peserta BPJS TK Yang Meninggal Dunia
  3. Cara Mencairkan Dana JHT Jika Memiliki 2 Kartu Jamsostek Atau Lebih
  4. Cara Mencairkan Saldo JHT Jika Belum Memiliki KTP Elektronik
  5. Cara Mencairkan JHT BPJS TK Jika Tidak Memiliki Paklaring
  6. Cara Terbaru Mengurus Pencairan Uang JHT Jika Kartu BPJS TK Hilang
  7. Cara dan Syarat Klaim Uang JHT BPJS Ketenagakerjaan Untuk Karyawan PHK

Terima kasih sudah membaca, ingat klik bagikan artikel ini di sosial media agar banyak teman-teman peserta BPJS Taman Kanak-kanak lain mengetahui berita ini. Jika ada hal-hal yang membingungkan atau ingin ingin diketahui seputar BPJS Ketenagakerjaan, anda bisa menghubungi nomor layanan rakyat atau call center BPJS Ketenagakerjaan di nomor 175 buat memperoleh kabar yang kentara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *