Cara dan Syarat-syarat Bekerja Menjadi TKI di Malaysia

Posted on

Banyak yang ingin tahu bagaimana cara dan apa saja persyaratan untuk bisa bekerja menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia ke Malaysia. Hal ini karena biaya merantau ke Malaysia jauh lebih murah ketimbang ke Korea, Jepang, Taiwan atau Hongkong. Selain itu  kita juga tidak perlu kursus bahasa, sebab bahasa negara Malaysia masih bisa dimengerti oleh kita orang Indonesia.

Kesempatan atau peluang kerja di Malaysia juga lebih banyak. Masalah gaji di Malaysia juga lebih besar daripada pada bekerja di dalam negeri. Untuk pekerjaan kasar seperti kuli bangunan dan buruh perkebunan, upahnya bisa 3x lipat dibandingkan nguli di NKRI. Gaji rata-rata para TKI yang bekerja di Malaysia tahun 2020 berada dalam kisaran 1.000-1.500 ringgit (setara Rp 3,5 – Rp 5,3 juta) per bulan, bahkan mungkin lebih dari itu. Selain itu letak geografis Malaysia yang bertetangga dengan Indonesia, sehingga memiliki kultur dan budaya yang tidak jauh berbeda, menjadikan negeri jiran tersebut diminati oleh banyak warga Indonesia terutama dari pulau Jawa sebagai negara tujuan perantauan.

Cara Dan Syarat-syarat Bekerja Menjadi TKI Di Malaysia

Tapi sebelum berangkat ke sana, calon TKI wajib memenuhi & mematuhi sejumlah syarat yang telah ditetapkan. Karena sekarang buat berpergian ke luar negeri pengawasannya sangat ketat. Pengetatan embarkasi calon pahlawan devisa tadi tidak hanya dilakukan pada udara, akan tetapi pula pada darat & bahari. Bagi WNI yang akan melakukan bepergian ke luar negeri dalam rangka buat bekerja sebagai TKI atau BMI (Buruh Migran Indonesia), harus memperlihatkan visa bekerja di negara tujuan & surat rekomendasi berdasarkan ketua disnaker kabupaten/kota.

Baca Juga: Syarat dan Persyaratan Umum Bekerja Sebagai TKI ke Korea Selatan

Selain visa dan surat rekom menurut dinas energi kerja, petugas imigrasi di TPI berhak meminta & mengusut dokumen pendukung lainnya buat meyakinkan kebenaran maksud & tujuan yg bersangkutan ke luar negeri. Dan petugas Imigrasi akan mencegah keberangkatan kita ke luar negeri, bila terindikasi bertenaga keberangkatan kita ke luar negeri nir memenuhi kondisi dan sinkron prosedur bekerja ke luar negeri.

Lalu apa saja persyaratan yg harus dipenuhi calon TKI buat bekerja ke Malaysia secara absah? Dilangsir dari website resmi KBRI Kuala Lumpur, ini dia kondisi & ketentuan penduduk Indonesia yg ingin sebagai TKI secara legal ke Malaysia.

  1. Memiliki paspor Indonesia yang masih berlaku.
  2. Berumur 18 – 38 tahun. Untuk TKI PLRT (Penata Laksana Rumah Tangga) atau pembantu rumah tangga berumur 21 – 45 tahun.
  3. Datang secara sah ke Malaysia melalui Pemerintah atau Perusahaan Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS-dulu PJTKI) yang terdaftar di DEPNAKER RI.
  4. Menandatangani Kontrak Kerja dengan majikan.
  5. Lulus pemeriksaan kesehatan (FOMEMA) dengan biaya RM180 (laki-laki) dan RM190 (wanita) yang ditanggung oleh majikan.
  6. Memiliki work pass (permit kerja) yang diuruskan oleh majikan dan dikenakan bayaran per tahun (levy).
  7. Memiliki/diuruskan kartu/Kad Pengenalan Pekerja Asing yang dikeluarkan oleh Pemerintah Malaysia.
  8. Bekerja pada majikan yang nama dan alamatnya tercantum dalam Permit Kerja.
  9. Diikutkan dalam program asuransi di Malaysia berdasarkan Workmen Compensation Act 1952.

Apa Kewajiban TKI Setibanya di Malaysia?

TKI berkewajiban buat melaporkan keberadaannya pada Malaysia kepada Perwakilan RI di Malaysia. Hal tadi dimaksudkan agar Perwakilan RI bisa menaruh bantuan dan perlindungan pada WNI apabila sekiranya terjadi kasus. Disamping itu, seseorang WNI bisa kehilangan kewarganegaraannya apabila nir melaporkan eksistensi dirinya kepada Perwakilan RI selama lima tahun berturut-turut.

Selain melapor ke perwakilan RI, TKI pula wajib paham dan mengerti mengenai kontrak kerja. Apakah Kontrak Kerja Itu?

Kontrak Kerja adalah perjanjian tertulis antara pekerja dan majikan yang berisikan hak & kewajiban Pekerja dan Majikan dan bersifat mengikat ke 2 belah pihak. Kontrak Kerja memuat diantaranya:

  • Jenis/bentuk pekerjaan dan tempat kerja
  • Lama masa kontrak
  • Waktu kerja
  • Jumlah gaji, cuti dan tunjangan
  • Fasilitas yang diberikan
  • Hak dan kewajiban kedua belah pihak
  • Pengakhiran kontrak dan penyelesaian perselisihan

Salinan Kontrak Kerja hendaknya diminta dan disimpan oleh TKI supaya bisa dijadikan dasar bertindak bila diperlukan.

Baca Juga:Pengertian Beberapa Istilah & Singkatan-singkatan Penting Dalam Dunia Kerja Luar Negeri (TKI)

Demikianlah syarat-syarat bekerja sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dan kewajiban yang harus dilakukan setibanya di Malaysia. Tentunya selain syarat-syarat di atas, masih banyak hal lain yang perlu calon TKI ketahui seputar bekerja di Malaysia. Misalnya apakah dapat uang makan? Apakah ada lembur? Sistem libur kerjanya seperti apa? Bagaimana kalau mengalami kecelakan kerja? Apa saja hak dan kewajiban TKI terhadap peraturan dan hukum di Malaysia? Dan persoalan-persoalan lainnya. Untuk mengetahuinya silakan teman-teman baca di postingan kami yang berjudul Tanya Jawab Seputar Kerja Sebagai TKI di Malaysia .

Namun yang terpenting apabila kita masuk ke negara Malaysia sacara sah, kemudian tinggal pada sana buat bekerja dilengkapi menggunakan dokumen-dokumen yang absah, tentunya kita akan terhindar dari razia & penangkapan polis Diraja Malaysia karena dicap pendatang haram, yg sanggup berujung deportasi atau bahkan dipenjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *