Cara Mencairkan Dana JHT Jika Memiliki Kartu Jamsostek Lebih Dari 1

Cara Mencairkan Dana JHT Jika Memiliki Kartu Jamsostek Lebih Dari 1

Posted on

Cara mencairkan uang JHT Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan beberapa kartu sekaligus, bagi peserta yang mempunyai kartu lebih berdasarkan satu. Entah itu mempunyai dua kartu, 3 kartu, empat kartu Jamsostek bahkan lebih.

Sebelumnya kami sudah membahas tentang cara menggabungkan (amalgamasi) saldo JHT Jamsostek dari beberapa kartu untuk peserta BPJS TK yang masih aktif. Kali ini, giliran tata cara mencairkan saldo JHT dari beberapa kartu sekaligus bagi peserta BPJS TK yang sudah tidak aktif. Karena untuk peserta yang statusnya non aktif sudah tidak bisa mengajukan penggabungan saldo.

Cara Mencairkan Dana JHT Jika Memiliki Kartu Jamsostek Lebih Dari 1

Penyebab kenapa seorang mampu memegang poly kartu Bpjs Tk tentu dampak tak jarang berpindah-pindah loka kerja, kerap pada PHK berdasarkan perusahaan, acapkali menerima pekerjaan dengan sistem kontrak, dan pada setiap loka kerja didaftarkan menjadi peserta BPJS Taman Kanak-kanak baru, sebagai akibatnya akhirnya memiliki kartu peserta BPJS Taman Kanak-kanak lebih berdasarkan satu. Memiliki dua, tiga, 4 atau bahkan lebih kartu anggota, yg mana dalam setiap kartu-kartu tadi terdapat saldo JHT-nya.

Baca Juga: Menghitung Berapa Uang Iuran ke BPJS Ketenagakerjaan Setiap Bulan

Dan saldo-saldo pada masing-masing kartu tadi bisa dicairkan semuanya secara bersamaan, akan tetapi tentu saja wajib memenuhi syarat & ketentuan yang ditetapkan.

Syarat pencairan seluruh saldo JHT buat beberapa kartu sekaligus:

Sedang Tidak Bekerja Pada Perusahaan.

Untuk mampu mencairkan semua uang Jaminan Hari Tua dari beberapa kartu, pemilik kartu wajib sedang pada kondisi tidak bekerja dalam perusahaan atau tempat-tempat kerja yang mendaftarkan pekerjanya dalam program-program BPJS Ketenagakerjaan.

Walau kartu-kartu dari perusahaan yang lama sudah tidak aktif, tapi jika ketika mau mencairkan sudah bekerja lagi di perusahaan baru, klaim JHT tidak akan diproses alias ditolak. Kasarnya, saat mau mengambil semua saldo JHT kita harus menjadi pengangguran dulu, sehingga semua kartu-kartu yang dimiliki tidak ada satu pun yang masih aktif.

Masing-masing Kartu Memiliki Paklaring atau Surat Keterangan Dari Perusahaan.

Selain semua kartunya wajib telah nir aktif, masing-masing kartu juga wajib dilengkapi paklaring atau surat informasi dari semua perusahaan yang pernah dijadikan loka bekerja. Hanya kartu yg disertai surat fakta yg bisa disetujui pencairannya.

Misalnya Anda punya tiga kartu Jamsostek dari 3 perusahaan yang tidak sinkron. Yang dua kartu ada paklaringnya, sementara yang 1 kartu nir ada. Maka saldo JHT yang sanggup Anda cairkan hanya 2 kartu yang dilengkapi paklaring.

Kemudian, apabila menurut beberapa kartu tadi terdapat yg menurut perusahaan yang dulu anda berhenti kerjanya karena PHK, wajib melengkapi berkas tambahan berupa Bukti Pendaftaran Bersama yg dikeluarkan sang Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Apabila terdapat kartu yg anda berhenti kerjanya lantaran habis masa kontrak, wajib melampirkan surat PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) yg pertama kali diterima.

Di Perusahaan Terakhir, Sudah Berhenti Bekerja Minimal Sebulan.

Orang yg memilili poly stok kartu BPJS TK/Jamsostek, niscaya karena berkali-kali pindah tempat kerja. Maka berdasarkan itu, jikalau mau mengambil semua saldo JHT berdasarkan beberapa kartu sekaligus secara bersamaan, pastikan pada perusahaan yg paling terakhir sudah berhenti kerja minimal satu bulan.

Itulah persyaratan pencairan dana JHT bagi peserta BPJS TK/Jamsostek yg mempunyai kartu peserta lebih menurut 1. Selain syarat-syarat di atas, ingat dengan berkas-berkas dokumen persyaratan lainnya:

  1. Semua KPJ (Kartu Peserta Jamsostek)/Kartu anggota BPJS Ketenagakerjaan yang akan dicairkan.
  2. KTP elektronik (E-KTP) asli dan fotokopi selembar.
  3. Kartu Keluarga (KK) Asli beserta fotokopinya satu lembar.
  4. Buku Tabungan asli beserta salinannya satu lembar. Buku rekening tabungan harus milik peserta yang bersangkutan.

Baca Juga: Contoh Surat Keterangan Dari Perusahaan Untuk Pencairan JHT Sebagai Pengganti Paklaring

apabila telah memenuhi seluruh syarat dan ketentuan pada atas, semua dokumen pula lengkap dan data-datanya cocok antara berkas yg satu dengan berkas yg lainnya, Inshaa Allah seluruh saldo JHT yang terdapat di setiap kartu mampu dicairkan secara bersamaan. Silahkan saja eksklusif mengajukan klaim.

Pencarian bisa dilakukan lewat beberapa cara yg tersedia. Bisa mencairkan secara eksklusif pada kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang telah beredar pada aneka macam pelosok Indonesia. Bisa dicairkan lewat bank-bank eksklusif yg berafiliasi menggunakan bpjs tk. Dan yang mulai terkenal digunakan artinya mengajukan pencairan secara online melalui layanan e-Klaim JHT.

Demikianlah mekanisme mengambil dana JHT Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan sekaligus dari dua kartu atau lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *