Cara Mencairkan Uang Jaminan Hari Tua Melalui Bank yang Bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

Posted on

Cara mencairkan saldo JHT Jamsostek BPJS TK lewat bank ini merupakan kelanjutan menurut artikel-artikel kami yang terdahulu. Sebelumnya kami telah memberikan pedoman lengkap mengenai bagaimana mengajukan pencairan secara online melalui layanan e-klaim JHT 2019, & juga tentang tata cara merogoh dana JHT secara eksklusif dengan mendatangi tempat kerja cabang Bpjs Ketenagakerjaan di tempat tinggal Anda.

Cara Mencairkan Uang Jaminan Hari Tua Melalui Bank Yang Bekerjasama Dengan BPJS Ketenagakerjaan

Semoga sahabat-sahabat telah membacanya sehingga sanggup tahu kelebihan dan kekurangan dari masing-masing cara yg telah kami bagikan. Dengan begitu, teman-teman bisa memilih metode pencairan yang diinginkan, apakah via online atau offline. Dan ada satu lagi pilihan cara merogoh dana JHT akan kami ulas kali ini, yaitu mencairkan JHT lewat bank.

Baca Juga: Cara Terbaru 2020 Mencairkan JHT BPJS TK Menggunakan LAPAK ASIK

Lalu bagaimana prosedur mencairkan dana JHT melalui bank itu? Berikut ini penjelasannya.

Hal terpenting sebelum menarik tabungan Jaminan Hari Tua melalui bank merupakan mengetahui dulu bank apa yg bekerja sama menggunakan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Anda. Lantaran hanya bank-bank eksklusif saja. Tidak seluruh jenis bank. Kebanyakan hanya bank-bank pemerintah atau bank BUMN.

Selain itu, dalam setiap kantor BPJS TK umumnya cuma bekerjasama menggunakan satu bank saja. Dan mampu saja, antara tempat kerja BPJS Ketenagakerjaan yg satu menggunakan tempat kerja BPJS Ketenagakerjaan yg lainnya memakai bank yang tidak selaras. Tergantung kebijakan kantor cabang setempat. Misalnya Kacab BPJS TK Malang berhubungan sama dengan Bank BNI, ad interim BPJS Ketenagakerjaan Blitar kerjasamanya menggunakan Bank BRI, kemudian kantor BPJS TK Sidoarjo berpartner dengan Bank Bukopin. Itu sekedar contoh saja.

Untuk mengetahui bank apa yang berafiliasi, kita sanggup mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan tempat dimana kita akan mengurus klaim JHT. Nanti pihak bpjs Taman Kanak-kanak akan merekomendasikan bank tertentu pada kita. Selain itu, kedatangan kita bukan sekedar buat mengetahui liputan bank relasi, tapi jua sekaligus buat meminta formulir klaim JHT, surat pernyataan telah nir bekerja lagi, dan formulir ceklis kelengkapan berkas. Yang nantinya kita isi buat diserahkan ke pihak bank buat diperiksa. Untuk surat pernyataan ingat ditandatangani di atas materai.

Baca Juga:13 Penyebab Kenapa Pancairan JHT Ditolak dan Cara Mengatasinya

Jangan lupa siapkan semua berkas dokumen persyaratan pencairan JHT, yg meliputi:

  1. KPJ atau Kartu Peserta Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan asli beserta salinannya.
  2. Foto kopi dan asli KK (Kartu Keluarga).
  3. KTP elektronik asli beserta salinannya.
  4. Fotokopi Paklaring/surat pengalaman kerja/surat referensi/surat rekomendasi beserta salinannya.
  5. Foto kopi rekening tabungan atas nama pribadi, tidak boleh buku tabungan atas nama orang lain meskipun itu keluarga sendiri.
  6. Kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) jika dana yang akan cair lebih dari 50.000.000 rupiah.

Khusus buat berkas nomor lima, yaitu kitab rekening bank, kemungkinan diharuskan menggunakan rekening bank yg sinkron dengan bank yg akan kita gunakan buat mengurus pencairan JHT. Misalnya, yg direkomendasikan bpjs ketenagakerjaan adalah bank Mandiri, maka rekening yang kita pakai wajib rekening bank Mandiri. Tidak usah risi jikalau belum punya, karena nanti pihak bank akan menyebarkan kitab rekening baru atas nama kita. Ke rekening tersebutlah uang JHT kita akan ditransfer. Namun jika tidak diharuskan, ya silahkan saja memakai kitab rekening bank lain.

Kemudian khusus peserta yang berhenti bekerja per 1 September 2015 karena PHK, wajib membawa berkas tambahan berupa akte perjanjian bersama yang di keluarkan oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Dan satu lagi, untuk peserta yang berhenti kerja karena sudah habis masa kontraknya, wajib melampirkan surat PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) yang pertama kali diterima.

Jangan lupa jua dengan kondisi dan ketentuan buat mampu mengambil uang JHT bpjs ketenagakerjaan 100%, yaitu:

  • Sudah berhenti bekerja minimal satu bulan.
  • Belum bekerja lagi pada perusahaan-perusahaan yang mendaftarkan karyawannya di program BPJS Ketenagakerjaan.
  • Kartu atau status kepesertaan Jamsostek harus sudah benar-benar non aktif.

Setelah seluruh formulir diisi, berkas persyaratan lengkap, syarat dan ketentuan pula sudah terpenuhi, silakan mendatangi bank yang sudah direkomendasikan BPJS Ketenagakerjaan. Sampaikan pada security bank atau Costumer Service bahwa kedatangan Anda adalah untuk mencairkan uang tabungan Jaminan Hari Tua (JHT) Jamsostek.

BACA JUGA:Bank Apa Saja Yang Bisa Digunakan Untuk Mencairkan Dana JHT Jamsostek/BPJS Taman Kanak-kanak? Inilah Daftar Selengkapnya!

Dana JHT umumnya akan masuk ke rekening kita lebih kurang 7 hari sejak proses pengajuan klaim atau diubahsuaikan dengan liputan yg diberikan sang pihak bank. Jika sudah melebihi waktu yg diinformasikan tapi saldo JHT belum jua cair, silahkan menghubungi pihak bank atau langsung ke pihak BPJS Ketenagakerjaan buat konfirmasi keterlambatan tersebut.

Seperti itulah cara terkini mencairkan saldo JHT Jamsostek/bpjs ketenagakerjaan lewat bank 2019. Tentunya menggunakan adanya metode ini, semakin poly alternatif yg mampu kita pakai dalam mengurus klaim uang Jaminan Hari Tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *