Cara, Syarat dan Biaya Mengurus e-KTP yang Hilang atau Rusak

Posted on

Kali ini kita akan membahas bagaimana cara mengurus KTP Elektronik yang hilang atau rusak tahun 2019, serta langkah-langkah apa saja yang wajib dilakukan buat mengajukan permohonan e-KTP baru menjadi pengganti KTP yang hilang. Sebab memiliki KTP elektronik hukumnya wajib bagi seluruh penduduk Indonesia yang telah berusia lebih 17 tahun. Atau walaupun belum berumur 17 tahun, permanen wajib mempunyai e-KTP jika sudah atau pernah menikah. Jadi bila Kartu Tanda Penduduk kita hilang ataupun rusak, kita musti harus segera mengurus balik agar diberi penggantinya.

Untuk diketahui, E-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik adalah kartu bukti diri resmi Warga Negara Indonesia, atau masyarakat Negara asing yg telah syah secara hukum sebagai penduduk Indonesia. Penerapan KTP elektronik ini resmi diberlakukan sejak tahun 2011.

Di pada e-KTP dicantumkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang berisi kode keamanan dan rekaman elektro, yang berfungsi sebagai alat pembuktian serta validasi data kependudukan. NIK tadi menjadi acuan pada mengurus aneka macam dokumen krusial lain seperti menciptakan SIM (Surat Izin Mengemudi), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), daftar BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan berbagai dokumen lainnya.

Baca Juga: 17 Tips Menulis Surat Lamaran Kerja Agar Perusahaan Tertarik Menerima Anda

Secara dokumen, KTP jua sangat penting

untuk banyak sekali keperluan misalnya melamar kerja, mengurus klaim dana JHT BPJS Ketenagakerjaan, mengajukan pinjaman uang pada bank, membuka rekening bank, kredit tempat tinggal & poly hal lainnya.

E- KTP berlaku secara nasional & seumur hayati, jadi nir perlu diperpanjang lagi. Tapi kita wajib memperbarui e-KTP bila ada perubahan data, hilang & rusak misalnya pecah, terbakar, luntur tidak terbaca.

Dan pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang tata cara mengurus KTP Elektronik yg hilang atau rusak, sampai nantinya Dispendukcapil mencetak duplikasi e-ktp kita menjadi gantinya. Proses pengurusan KTP hilang atau rusak sanggup dilakukan pada tempat kerja kecamatan atau di kantor suku dinas kependudukan di kabupaten tempat tinggal kita.

Syarat Membuat Kembali e-KTP yg hilang/rusak.

Dokumen primer yg dibutuhkan dalam mengurus kehilangan atau kerusakan KTP antara lain:

  • Surat Kehilangan e-KTP di kantor polisi.
  • Surat pengantar dari kelurahan.
  • Formulir permohonan E-KTP baru dari kelurahan.
  • Untuk yang kasus KTP rusak, tidak perlu surat keterangan hilang dari kepolisian. Cukup membawa bukti e-KTP kita yang rusak.

Selain berkas utama di atas, kemungkinan kita pula wajib membawa dokumen pendukung berupa:

  • Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar untuk dibawa ke kantor kelurahan dengan background warna merah untuk tahun kelahiran ganjil dan warna biru untuk tahun kelahiran genap.
  • Pas foto ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar untuk dibawa ke kantor kecamatan denga latar belakang warna merah untuk tahun kelahiran ganjil dan warna biru untuk tahun kelahiran genap.
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  • Fotokopi e-KTP yang hilang (jika ada).
  • Surat pengantar dari RT/RW.

Cara, Syarat Dan Biaya Mengurus E-KTP Yang Hilang Atau Rusak

Tahap demi tahap cara Mengurus e-KTP/KTP Elektronik yg hilang.

Hal paling pertama merupakan mendatangi kantor polisi terdekat buat menciptakan laporan kehilangan KTP dan meminta buat dibuatkan surat informasi kehilangan. Silahkan bawa fotokopi KTP yang hilang buat ditunjukkan di kantor polisi. Itu bila kita masih mempunyai fotokopinya. Tapi jika tidak terdapat, nir membawa juga tidak apa-apa.

Tujuan menciptakan surat kehilangan e-KTP pada kepolisian, selain menjadi persyaratan utama buat mengurus penerbitan ulang e-KTP, jua buat antisipasi jika-bila KTP kita yang hilang ditemukan oleh orang tak bertanggung jawab & digunakan buat tindak kejahatan.

Dan jangan lupa, surat warta hilang dari kepolisian umumnya hanya berlaku selama 2 bulan. Jadi pastikan sebelum masa berlakunya habis, segera gunakan buat mengurus penggantian e-KTP yg hilang.

Langkah selanjutnya sesudah memiliki Surat Keterangan Kehilangan e-KTP dari Kepolisian merupakan menciptakan surat pengantar berdasarkan RT & RW pada lingkungan tempat tinggal kita, lengkap menggunakan stempel RT/RW & tanda tangan kepala RT/RW.

Selanjutnya ke tempat kerja kelurahan atau balai desa dengan membawa berkas-berkas yg sudah dibentuk sebelumnya, antara lain Surat Keterangan Kehilangan e-KTP berdasarkan kepolisian, surat pengantar dari RT/RW, Pas foto berukuran tiga?4 sebanyak 2 lbr & fotokopi KTP yg hilang bila terdapat.

Nanti pihak kelurahan akan memberikan surat pengantar & formulir permohonan E-KTP baru buat dibawa ke tempat kerja kecamatan.

Setelah urusan di tempat kerja kelurahan beres, tahap berikutnya merupakan tiba ke tempat kerja kecamatan atau dinas kependudukan, menggunakan membawa dokumen-dokumen persyaratan penerbitan ulang e-KTP menggantikan e-KTP yg hilang berupa:

  1. Pas foto ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar.
  2. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  3. Fotokopi e-KTP yang hilang (jika ada)
  4. Surat pengantar dari kelurahan.
  5. Formulir permohonan E-KTP baru dari kelurahan.

Semua berkas persyaratan tersebut akan diperiksa dan diverifikasi sang petugas tempat kerja kecamatan. Dan lamanya proses pembuatan e-KTP baru sebagai pengganti KTP yang hilang lebih kurang 7 hari kerja. Nanti jika sudah jadi, pemilik e-KTP wajib mengambil sendiri dengan mendatangi kantor kecamatan. Tidak boleh diwakija. Lantaran tempat kerja kecamatan memerlukan pembuktian sidik jari pemilik e-KTP tadi.

Baca Juga:Mulai Juni 2018, Pemerintah Akan Memberlakukan KK (Kartu Keluarga) Model Baru

Biaya mengurus e-KTP yg hilang.

Mengurus e-KTP yg hilang, mulai berdasarkan membuat laporan kehilangan di tempat kerja polisi, mengajukan permintaan cetak duplikasi e-KTP pada kantor kecamatan, hingga e-KTP pengganti yg hilang tersebut telah jadi, nir dipungut biaya sepeserpun alias gratis! Jika ada oknum petugas yg meminta sejumlah uang, kentara itu menyalahi peraturan. Biaya yg dimuntahkan paling-paling hanya buat keperluan fotokopi berkas-berkas pada tukang fotokopi.

Demikian mekanisme mengurus kehilangan atau kerusakan e-KTP agar dibuatkan KTP yg baru. Harap diingat, buat persyaratan dokumen pendukung, kemungkinan sanggup berubah sewaktu-waktu, & pula mampu saja sedikit tidak sama di setiap daerah. Maka dari itu, sebelum mengurus cetak ulang e-KTP/KTP elektronika yg hilang, nir terdapat salahnya teman-sahabat berkonsultasi dulu ke tempat kerja kecamatan, petugas kelurahan atau perangkat desa pada tempat tinggal Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *