Cara Terbaru 2020 Mencairkan JHT BPJS TK di Tengah Wabah Virus Corona

Posted on

Ada peraturan khusus mengenai cara klaim atau mencairkan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) tahun 2020 di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini. Kebijakan ini diambil tentunya demi kebaikan beserta, baik peserta yang hendak mengurus pencairan uang JHT, maupun karyawan atau petugas di tempat kerja BPJSTK yang melayani proses pencairan.

Sebagaimana diketahui waktu ini, dunia sedang direpotkan oleh mewabahnya virus Corona Covid-19 yang pada bahasa ilmiahnya dianggap Novel Coronavirus. Termasuk global ekonomi yang juga terkena imbasnya. Mulai berdasarkan nilai rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika, harga minyak global turun, harga sembako mahal pada beberapa wilayah, terjadi panic buying di aneka macam loka, masker langka, kemudian mall, cafe, pusat perbelanjaan banyak yg tutup, & lain sebagainya.

Sektor pariwisata yg memang paling parah terkena dampaknya. Ada ancaman berfokus virus Corona, tentunya orang-orang sebagai takut buat jalan-jalan berwisata. Lagipula sang pemerintah, warga memang disarankan di tempat tinggal saja demi buat memutus penyebaran virus Corona.

Bahkan sekolah-sekolah sudah diliburkan sejak beberapa saat yg kemudian. Banyak event-event & acara-acara yg dibatalkan. Orang-orang yg nongkrong berkumpul pada cafe dibubarkan oleh aparat. Hal tersebut buat mencegah orang-orang berkerumun, tentunya seruan social distancing ini supaya Covid-19 tidak semakin menyebar luas.

Baca Juga:Contoh Surat Pernyataan Tidak Memiliki Paklaring Untuk Pencairan Dana JHT BPJamsostek

Berbagai perusahaan dan instansi pemerintah pula telah mengeluarkan kebijakan demi mendukung gerakan social distancing tadi. Salah satunya dengan memerintahkan para karyawan untuk bekerja dari tempat tinggal saja atau WFH (Work Form Home). PNS atau ASN pula disarankan bekerja dari rumah. Tidak perlu ke tempat kerja.

Tak terkecuali BPJS Ketenagakerjaan atau yg sekarang dianggap BPJamsostek (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja), belum usang ini jua mengeluarkan kebijakan khusus pada melayani klaim JHT bagi para nasabahnya demi mendukung acara social distancing dari pemerintah.

Bentuk dukungan berdasarkan BPJS Ketenagakerjaan pada gerakan social distancing demi mencegah semakin meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia adalah menggunakan menerapkan LAPAK ASIK.

Apa itu LAPAK ASIK?

Lapak Asik adalah Pelayanan Tanpa Kontak Fisik yang mulai diterapkan dari tanggal 23 Maret 2020 kemarin. Dengan sistem pencairan yg baru ini, segala urusan klaim JHT anda akan permanen terselesaikan, tanpa takut akan penularan virus Corona covid 19 akibat kontak fisik.

Bagaimana cara mencairkan uang JHT BPJS Ketenagakerjaan dengan sistem LAPAK ASIK (Pelayanan Tanpa Kontak Fisik) ini, berikut kami jelaskan langkah-langkahnya:

Pertama sekali tentunya anda harus memenuhi kondisi buat mencairkan JHT baik yg sebanyak 10%, 30%, juga yang seluruhnya atau 100%. Apakah syarat anda sudah berhenti bekerja atau masih aktif bekerja. Apakah mau mencairkan uang JHT milik anda sendiri atau posisi anda menjadi ahli waris. Dan lain sebagainya.

Baik syarat dokumen maupun syarat-kondisi kriterianya. Seperti KTP, Kartu Keluarga, Kartu Fisik BPJS Ketenagakerjaan, Paklaring, wajib sudah berhenti bekerja minimal sebulan, dan lain-lain.

Silakan klik kategori Klaim JHT untuk membaca artikel sebelum-sebelumnya, karena kami sudah banyak membahas persyaratan klaim JHT untuk masing-masing kondisi. Misalnya untuk klaim JHT 100%, syaratnya tentu akan sedikit berbeda dengan yang sebesar 10% atau 30%. Atau syarat klaim saldo JHT punya sendiri, pasti juga akan berbeda jika anda ahli waris yang akan mengurus klaim untuk keluarga anda yang telah meninggal dunia.

Jika sudah memenuhi semua persyaratannya, silahkan lanjut ke proses pengajuan klaim JHT menggunakan sistem LAPAK ASIK BPJamsostek misalnya waktu ini.

CARA PERTAMA

1. Daftar antrian klaim JHT pada situs https://antrian.Bpjsketenagakerjaan.Go.Id/ atau bisa juga melalui pelaksanaan BPJSTKU. Isi data-data diri anda menggunakan benar sinkron KTP. Isi pula data-data kepesertaan BPJS ketenagakerjaan dengan lengkap & sahih.

Dua. Setelah berhasil mendaftar antrean online, anda akan mendapatkan email berdasarkan Bpjamsostek yang berisi data diri, alamat email kantor cabang pencairan, dokumen klaim JHT beserta foto dan barcode. Download juga formulir pengajuan klaim JHT, silahkan diisi dan ditandangani.

Baca:Contoh Balasan Email Untuk Klaim JHT Sistem LAPAK ASIK BPJS Ketenagakerjaan

tiga. Silakan anda mengirim scan dokumen persyaratan pencairan JHT, foto diri tampak menurut depan, termasuk jua formulir pengajuan klaim JHT yang telah diisi dan ditandatangani, dengan berukuran arsip masing-masing aporisma 1 MB, ke alamat email tempat kerja cabang yang sudah tertera pada email sebelumnya. Selain discan, berkas persyaratan klaim JHT juga boleh di foto dengan kamera handphone. Yang penting gambarnya kentara & berukuran filenya nir lebih dari 1 MB. Lantaran kalau ukurannya pada atas 1 MB tidak akan mampu diupload.

4. Setelah arsip scan berkas persyaratan klaim dana JHT anda terkirim, Kantor Cabang akan melakukan verifikasi data. Apabila dokumen lolos maka pihak kantor cabang akan menghubungi melalui WA (harus memiliki pelaksanaan WA), email atau SMS. Kemungkinan anda akan dihubungi via video call untuk sedikit diwawancarai.

Lima. Setelah itu tinggal menunggu pencairan tabungan uang JHT anda masuk ke rekening anda.

Baca Juga:Hal-hal Yang Membuat Klaim Dana JHT Anda Gagal!

CARA KEDUA

apabila memakai cara pertama di atas anda gagal pada termin yg ketiga, yaitu pada proses pengiriman email berisi arsip persyaratan klaim JHT, anda bisa mengurus klaim saldo JHT menggunakan cara kedua.

Berikut prosedur selengkapnya:

1. Registrasi antrian klaim JHT pada situs https://antrian.Bpjsketenagakerjaan.Go.Id/ atau mampu pula melalui aplikasi BPJSTKU. Isi data-data diri anda menggunakan sahih sesuai KTP. Isi jua data-data kepesertaan BPJS ketenagakerjaan dengan lengkap & benar.

2. Karena gagal atau nir bisa meng-upload file persyaratan klaim JHT, anda mampu langsung ke tahap ketiga.

3. Datang ke tempat kerja cabang BPJS Ketenagakerjaan & harus sesui jadwal yang anda pilih pada saat registrasi antrean online.

4. Setibanya pada kantor BPJS TK, anda akan dicek suhu tubuh oleh petugas. Apabila suhu tubuh anda pada bawah 37,5? C, anda akan diarahkan buat membersihkan tangan memakai hand sanitizer, sesudah itu melanjutkan ke tahap ke-lima.

Tetapi jika suhu tubuh anda pada atas 37,5? C, proses klaim uang JHT anda tidak sanggup dilanjutkan. Sebaiknya anda segera memeriksakan diri anda ke rumah sakit atau minimal mengisolasi diri di rumah.

5. Petugas akan menilik kesesuaian jadwal booking antrian online anda.

6. Dokumen persyaratan klaim dana JHT anda yg telah diverifikasi petugas akan dimasukkan ke dalam drop box, dan anda dipersilakan pulang ke tempat tinggal .

7. Jika dokumen-dokumen persyaratan Anda lengkap, maka pihak kantor cabang akan menghubungi melalui WhatsApp, email atau SMS.

8. Selanjutnya anda tinggal menunggu pencairan tabungan duit JHT anda masuk ke dalam rekening anda.

Demikianlah prosedur & rapikan cara terkini mencairkan uang JHT Jamsostek atau BPJS TK tahun 2020 pada tengah pandemi Corona ini. Dua cara LAPAK ASIK di atas berlaku buat tempat kerja cabang BPJS Ketenagakerjaan seluruh Indonesia, kecuali buat daerah DKI Jakarta.

Ya, khusus buat kantor-tempat kerja cabang BPJS Ketenagakerjaan pada Jakarta, hanya berlaku cara yang pertama. Artinya peserta hanya boleh mengurus klaim JHT dari rumah saja. Jika gagal upload scan file persyaratan klaim JHT, anda tidak bisa menggunakan cara yang kedua.

Hal tadi sinkron himbauan Pemerintah buat pelaksanaan social distancing pada rangka menekan penyebaran Covid-19, dan seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2020 ihwal himbauan agar menghentikan seluruh kegiatan perkantoran ad interim ketika & menutup fasilitas operasional.

BPJAMSOSTEK melakukan penyesuaian mekanisme Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak FIsik) khusus pada DKI Jakarta dengan menghentikan sementara fasilitas drop box pada kantor cabang buat meminimalisir interaksi fisik pada kantor cabang. Pengajuan klaim JHT sepenuhnya memakai prosedur online melalui situs antrian.Bpjsketenagakerjaan.Go.Id atau aplikasi BPJSTKU. Sistem ini berlaku ad interim, yaitu mulai 24 Maret 2020 hingga menggunakan lima April 2020.

Baca Juga:Cara Mencairkan JHT Secara Online Dengan LAPAK ASIK, Panduan Lengkap Langkah Demi Langkah

Namun bila syarat nir kunjung membaik, bukan tidak mungkin penyesuaian tadi akan diperpanjang. Dan bisa jadi pula akan diterapkan oleh tempat kerja-kantor cabang BPJS ketenagakerjaan di provinsi-provinsi yg lainnya. Kita berdoa saja semoga wabah virus Corona ini segera berakhir. Amiiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *