Coba!! 4 Strategi Penjualan Yg Efektif Ini Dalam Menghadapi Persaingan Pemasaran Produk

Posted on

Di pada pemasaran akan selalu tetap terdapat persaingan.Oleh karena itu,seorang pebisnis atau pelaku pemasaran perlu memiliki persiapan menggunakan menentukan taktik penjualan yg efektif dalam menghadapi persaingan pemasaran produk.Lantaran di pada usaha bisnis,siapa yang tidak punya strategi akan menjadi kalah bersaing,bahkan bangrut pada sebabkan omset penjualan yang semakin menurun & akhirnya berhenti

strategi-pemasaran-yang-efektif

Sebenarnya banyak sekali faktor yang perlu kita antisipasi di dalam menjalankan pemasaran,khususnya ketika kita baru dalam tahap merintis suatu bisnis.Mungkin Anda adalah seorang pebisnis atau pelaku pemasaran yang sedang mencari strategi yang efektif dalam menghadapi persaingan pemasaran produk,artikel ini membahas hal tersebut.

Perlu anda ketahui,bahwa,Salah satu faktor sangat perlu Anda antisipasi dalam pemasaran adalah  persaingan harga atau perang harga dalam merebut banyak pelanggan atau pasar sasaranketika memasarkan produk.

Lantaran terjadinya perang harga dalam pemasran produk,akan mampu berdampak jelek pada turunnya pendapatan & laba penjualan.Atau bahkan usaha anda mungkin akan kehilangan pelanggan-pelanggan potensial,karena mereka beralih untuk membeli menggunakan pesaing yg memberikan harga lebih murah daripada harga yg anda menetapkan.

Menurut Jack Trout di pada bukunya mengungkapkan bahwa ada empat strategi yg dapat di pakai pada menghadapi perang dan persaingan pada pada pemasaran produk,Empat taktik penjualan itu adalah yakni;bertahan,menyerang,mengapit & bergerilya.

Di sarankan bagi setiap pelaku bisnis yang melakukan pemasaran,agar menjalankan ke empat taktik penjualan tersebut,apabila terjadi perang harga pada bersaing.Tetapi,Anda harus menyesuaikannya dengan bisnis yang Anda jalankan.

Inilah 4 Strategi Penjualan Yang Efektif Dalam Menghadapi Persaingan Pemasaran produk

1.Strategi Bertahan (Defensive)

Strategi bertahan ini cocok buat pemimpin pasar (Perusahaan atau Usaha yg mengusai lebih banyak didominasi pasar).Di pada taktik ini ada beberapa prinsip yang di lakukan.

Pertama,-Strategi bertahan hanya di lakukan oleh pemimpin pasar.Sehingga perusahaan yang pura-pura menjadi pemimpin pasar dengan tujuan pemilihan strategi kemungkinan besar menjadi sebuah upaya ‘membunuh diri” atau dengan kata lain perusahaan akan gagal.

Sementara itu,pemimpin pasar adalah perusahaan yg telah menerima loka pada dalam benak konsumen.

Kedua,-Strategi defensive terbaik adalah menyerang diri sendiri.Memperkenalkan produk lebih baik daripada menduduki lebih dulu pasar.

Bahkan bila produk baru memilki margin keuntungan lebih sedikit & bisa mengurangi laba jangka pendek,akan justru merampungkan tujuan jangka panjang yg lebih krusial yakni buat melindungi pangsa pasar perusahaan.

Ketiga,-Pemimpin pasar harus selalu menahan dengan kuat gerakan ofensive yang di lakukan oleh pesaing.Jika pemimpin pasar gagal untuk melakukannya,maka para pesaing dapat menjadi kuat karena telah berurat akar dan secara permanen mampu mempertahankan pasar.

2.Strategi Menyerang (Offensive)

Strategi menyerang cocok buat sebuah perusahaan atau usaha yg hendak menaikkan pangsa pasar atau yang bertahan dengan laba di pasar.

Namun dalam beberapa kasus,tidak ada perusahaan yang mungkin cukup kuat untuk tantangan pemimpin pasar dengan strategi offensive.Dalam industri tersebut,pasar pemimpin harus memainkan strategi defensif dan perusahaan yg jauh lebih kecil harus memainkan strategi mengapit atau strategi gerilya.

Dalam strategi offensive,terdapat beberapa prinsip antara lain:

Pertama,perhatian utama penantang seharusnya pada penguatan posisi pemimpin pasar.bukan kekuatan sendiri penantang dan kelemahan.Dalam hal ini,penantang harus mencari kelemahan dalam kekuatan pemimpin pasar-atau tidak hanya sebuah kelemahan dalam posisi pemimpin pasar.

Kedua,menyerang dari depan sesempit mungkin.Juga menghindari serangan yang luas.Kekuatan posisi pemimpin pasar sangatlah penting karena pemimpin memilki posisi teratas di benak konsumen,dan posisi inilah yang harus di serang.Ketahuilah,sebuah kelemahan dalam kekuatan pemimpin pasar harus di temukan.Dalam arti,menyerang kelemahan apapun tidaklah cukup.

Ketiga,Penantang harus menyerang di area sempit.Umumnya ini berarti satu produk lebih baik daripada berbagai macam produk.Adapun alasan untuk melakukan serangan sempit adalah prinsip kekuatan,serangan sempit dapat memungkinkan penantang untuk berkonsentrasi pada sumber dayanya di daerah sempit,dan mungkin di daerah tersebut menghadirkan lebih banyak kekuatan dari pemimpin pasar.

Sebuah serangan sempit sangat efektif apabila pemimpin telah mencoba semua hal buat seluruh orang menggunakan satu produk.Dalam situasi,penantang dapat mengidentifikasi segmen pada pemimpin pasar & menawarkan produk yang hanya melayani segmen tadi.Penantang lalu berkesempatan memennangkan posisi dalam benak konsumen buat kelas produk yg sempit.

Salah satu strategi menyerang yang biasa pada jalankan atau pada lakukan sang poly pebisnis pada perang pemasaran adalah dengan penawaran harga yg lebih murah atau rendah,atau menjual produk semurah mungkin,pada bawah harga yang di tawarkan sang para pesaing.

Tiga.Strategi Mengapit (Flanking)

Strategi mengapit bukanlah agresi pribadi terhadap pemipin pasar,melainkan merupakan sebuah agresi di area tertentu pada mana pemimpin pasar belum menciptakan posisi yang kuat.Ada beberapa prinsip terkait menggunakan strategi mengapit,yakni;

Pertama,Gerakan mengapit yang paling di buat di daerah yang tidak memilki persaingan.Produk harus dalam kategori baru yang tidak bersaing langsung dengan pemimpin pasar dan harus yang pertama menarge tkan segmen pasar.

Kedua,Strategi mengapit harus memiliki unsur “kejutan” . Sebuah kejutan penting untuk mencegah pemimpin pasar menggunakan sumber daya yang sangat besar untuk memindahkan counter sebelum momentum keuntungan.Dalam hal ini,yang perlu di perhatikan juga adalah di mana Test pemasaran harus di minimalkan untuk menjaga unsur kejutan.

Ketiga,Sebuah langkah dalam strategi mengapit tidak memerlukan sebuah produk yang benar-benar baru.Tapi sebaliknya,produk hanya perlu cukup berbeda atau unik untuk mengukir posisi sendiri.

Ketahuilah bahwa,Mengapit bukanlah Strategi berisiko rendah.Penerimaan pasar akan produk inovatif nir pada ketahui dengan pasti sehingga test pemasaran wajib di jaga supaya tetap minimum buat menjaga unsur kejutan.

4.Strategi Gerilya (Guerrilla)

Strategi pemasaran gerilya cocok buat perusahaan yg nisbi terhadap persaingan,terlalu kecil buat memulai beranjak menyerang atau mengapit.Ada beberapa prinsip pada memakai strategi gerilya,yakni;

Pertama,Mengidentifikasi segmen yang cukup kecil untuk bertahan.Misalnya ruang lingkup dapat di batasi secara georafis,demografis,oleh industri atau dengan harga.

Kedua,Tidak pernah bertindak sebagai pemimpin,bahkan jika berhasil di dalam serangan gerilya.Perusahaan memakai strategi gerilya harus menahan godaan untuk menyerah pada organisasi yang ramping dan gesit.

Ketiga,Bersiaplah untuk masuk atau keluar dalam waktu singkat.Jika pasar (konsumen) produk tidak atau kurang merespon atau bahkan responnya negatif,gerilyawan harus keluar dengan cepat dari pada menghabiskan sumber daya.

Dengan keluar lebih cepat berarti menghindari kerugian yg lebih akbar.Begitupun kebalikannya,gerilyawan bisa merespon lebih cepat terhadap peluang pasar tanpa bukan menghabiskan ketika yg lama menunggu analisa komite.

Ide pemasaran gerilya adalah buat mengarahkan sumber daya ke area yg terbatas,menggunakan prinsip kekuatan buat memenangkan daerah itu.

Industri-industri gerilya menargetkan industri eksklusif menggunakan pemasaran vertikal buat menyesuaikan produk dalam kebutuhan spesifik dari industri tersebut.Produk gerilyawan harus memperlihatkan produk yg unik yang ada pada pasar kecil.

Kesimpulan

Menjalankan strategi penjualan,seharusnya pada sesuaikan dengan kondisi pasar atau situasi persaingan yang sedang terjadi.

Sebaiknya,jangan terburu-buru buat buat ikut pada perang pemasaran,khususnya perang discon murah,atau menjual lebih murah,cobalah dulu buat menggunakan taktik lain,contohnya,menaruh layanan purna jual.Lantaran layanan purna jual adalah merupakan galat satu taktik yg digdaya pada mempertinggi penjualan tanpa harus memberikan bonus murah atau menjual menggunakan harga lebih murah.

Demikianlah pembahasan tentang Strategi penjualan yang efektif dalam menghadapi persaingan pemasaran produk .Semoga bermanfaat.

Baca Juga :

  • 7 Trik Jitu Meningkatkan Omset Toko Kelontong Setiap Hari Paling Ampuh

  • Contoh Strategi Pemasaran Produk Dengan Diskon Harga Cuci Gudang Yg Menguntungkan Usaha

  • Contoh Strategi Pemsaran Menggunakan Formula 4p

  • 10 Strategi Pemasaran Terbukti Ampuh Meningkatkan Penjualan Produk Dengan Cepat

  • lima Cara Melipatgandakan Keuntungan Keuntungan Bisnis Dalam Program Pemasaran
  • 5 Cara Ampuh Dan Jitu Meningkatkn Omzet Penjualan Dengan Cepat  Dalam Tanpa Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *