Fungsi dan Tugas Pokok Disnaker Bagi Pencari Kerja dan Pemberi Lowongan Pekerjaan

Posted on

Artikel membahas tentang Fungsi serta tugas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terutama bagi Pencari Kerja & Penyedia Lowongan kerja. Pasti kita seluruh telah tak jarang mendengar mengenai dinas tenaga kerja atau yang seringkali disebut Disnaker. Tapi mungkin yang poly belum tahu merupakan tugas, fungsi dan manfaatnya bagi global kerja Indonesia. Nah, pada kesempatan yang menyenangkan ini kami akan membahas hal tadi, terutama mengenai petugas fungsional pengantar kerja yg terdapat di dalam Disnaker.

Walau secara nasional dan secara generik lebih dikenal menjadi Disnaker, tapi Dinas yg membidangi global Ketenagakerjaan ini pada setiap daerah memiliki penamaan yg berbeda-beda. Perbedaan nama ini lantaran kebijakan swatantra tiap-tiap daerah, yang boleh menggabungkan beberapa tugas & fungsi kedinasan lain ke dalam satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dinas.

Misalnya; Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial & Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Penanaman Modal, Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja & Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan lain sebagainya.

Baca Juga:Syarat-kondisi, Cara, Serta Biaya Bekerja Jadi TKI ke Taiwan

Akan namun walau berbeda-beda nama, semuanya memiliki galat satu tugas utama yang sama yaitu:

"Memberikan pelayanan pada pencari kerja (pencaker) dan pelayanan pada pemberi kerja (perusahaan)"

Lebih spesifiknya merupakan pelayanan yg sifatnya memfasilitasi antara asal daya insan yg tersedia (pencari kerja), menggunakan permintaan asal daya manusia (lowongan pekerjaan) dengan kualifikasi tertentu terkait lowongan kerja yg tersedia.

Fungsi Dan Tugas Pokok Disnaker Bagi Pencari Kerja Dan Pemberi Lowongan Pekerjaan

Alur pelayanan ini dimulai berdasarkan penyebaran liputan lowongan kerja perusahaan sampai kepada pengisian lowongan kerja oleh pencari kerja. Di dunia ketenagakerjaan, alur pelayanan ini disebut dengan kata alur ‘antar kerja’ yg dilaksanakan oleh fungsional pengantar kerja.

Pengantar kerja telah dibekali keahlian pada melukan aktivitas pelayanan perantaraan kerja. Masyarakat pencari kerja dan perusahaan dapat memakai peran para pengantar kerja selaku fasilitator dalam pemenuhuan lowongan pekerjaan. Petugas atau fungsional pengantar kerja dari disnaker ini memiliki kemampuan:

  1. Perencanaan Tenaga Kerja Mikro
  2. Perencanaan Tenaga Kerja Makro
  3. Informasi pasar kerja
  4. Indeks Ketenagakerjaan
  5. Analisa Jabatan
  6. Penyuluhan Jabatan
  7. Bimbingan Jabatan
  8. Pelayanan Pencari kerja
  9. Pemasaran tenaga kerja (Job Canvasing).

Selain itu, pengantar kerja pula sudah dibekali kemampuan teknis buat menaruh bimbingan kepada para pencari kerja buat memperoleh pekerjaan sesuai menggunakan minat, talenta dan kemampuan masing-masing. Dalam cakupan yg lebih luas, pengantar Kerja juga bisa menaruh Penyuluhan mengenai dunia kerja dan jabatan kerja pada anak didik, pencari kerja dan juga rakyat generik.

Baca Juga:Apa Perbedaan Disnaker & Depnaker? Berikut Penjelasannya

Sedangkan dari sisi pemberi kerja, perusahaan wajib melaporkan pada pejabat disnaker jika terdapat lowongan kerja yg di perusahaannya. Pejabat yang dimaksud pada hal ini merupakan kepala dinas yang membidangi ketenagakerjaan Kabupaten/Kota setempat dimana perusahaan atau kantor cabangnya beroperasi.

Sebagai keliru satu bentuk perluasan keterbukaan fakta lowongan kerja yang terdapat, usahakan juga dilaporkan ke Dinas yg membidangi ketenagakerjaan pada tingkat atasnya yaitu disnaker Provinsi.

Laporan lowongan kerja berdasarkan perusahaan ini merupakan titik awal dari alur pelayanan kepada pemberi kerja (perusahaan). Selanjutnya laporan lowongan kerja tersebut akan direkapitulasi sang pengantar kerja, lalu diumumkan melalui papan pengumuman atau melalui website lowongan kerja resmi milik Kementerian Ketenagakerjaan atau pada situs Dinas Tenaga Kerja pada setiap wilayah masing-masing.

Penyebarluasan liputan ini tentu saja bertujuan buat memberikan warta dalam para pencari kerja yg memenuhi kualifikasi supaya bisa mengirimkan surat lamaran ke perusahaan tersebut. Jika pada database pencari kerja terdapat yg memenuhi kualifikasi seperti yang diharapkan perusahaan, maka Pengantar Kerja bisa memperlihatkan pencari kerja tersebut secara pribadi dalam perusahaan.

Sementara itu, pelayanan pada pencari kerja dimulai menggunakan pengurusan Kartu AK/ I (Kartu Antar Kerja/ I) atau biasa diklaim Kartu Kuning di Dinas Kabupaten/Kota setempat. Kartu ini diterbitkan menjadi bukti bahwa pencari kerja telah melapor menjadi pencari kerja.

Berdasarkan data isian AK/II sebelum cetak kartu AK/I ini, rekapitulasi profil & kualifikasi lengkap pencari kerja diperoleh & sewaktu-saat bisa ditawarkan pada perusahaan, atau jika dalam pelaksanaan website Kementerian Ketanagakerjaan dapat dicocokkab secara pribadi sinkron menggunakan kualifikasi sebagaimana yg ditentukan sang perusahaan dalam lowongan kerja.

Baca Juga:Ini Dia Syarat-kondisi dan Cara Daftar Buka Usaha Menjadi Agen BRILink

Memang pada kenyataannya, eksistensi pengantar kerja di dinas yang membidangi ketenagakerjaan ini belum diketahui oleh warga luas terutama para pencari kerja. Hal ini terjadi karena masih minimnya personil pengantar kerja bahkan terdapat Disnaker yang belum memiliki petugas fungsional pengantar kerja. Selain itu, sosialisasi mengenai jabatan ini bersama tugas utama kegunaannya pula belum aporisma.

Dan kedepannya, dipastikan kiprah pelayanan pengantar kerja pada dinas yang membidangi ketenagakerjaan ini semakin dibutuhkan sang warga . Kemudian yg terpenting, keberadaan pengantar kerja tadi semoga bisa memberikan kemanfaatan yg aporisma, sebagai akibatnya jumlah pengangguran di negeri kita ini sanggup jauh berkurang dan bisa teratasi dengan baik.

Demikianlah keterangan kami kali ini tentang fungsi & tugas primer Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terutama mengenai adanya fungsional pengantar kerja. Semoga menambah wawasan kita seluruh tentang dunia kerja Indonesia. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *