Keuntungan Dan Kerugian Usaha Franchise / Waralaba

Posted on

KEUNTUNGAN DAN KEKURANGAN FRANCHISE DARI SISI FRANCHISEE (ORANG YANG MAU PINJAM NAMA PERUSAHAAN ORANG LAIN)

KEUNTUNGAN :

1. Adanya acara-acara training berdasarkan Fanchisor (yang punya perusahaan)sebagai akibatnya kurangnya skill dapat pada tanggulangi.

2. Secara psikologis pihak Franchisee akan berusaha buat dapat memajukan bisnisnya itu pada samping menerima bantuan dan bimbingan yg terus menerus menurut pihak franchisor karena merasa sudah memiliki perusaan yang akbar.

Tiga. Populer seketika.

4. Lantaran sudah terkenal maka tentu saja perusahaan baru tersebut nir butuh dana akbar buat promo atau dana buat kegagalan yg biasa dialami oleh perusaan yg baru berdiri.

Lima. Seringkali pihak franchisee mendapat pula donasi-donasi berikut ini:

a. Penyeleksian tempat,

b. Persiapan planning perbaikan model gedung sebagai akibatnya sesuai menggunakan rencana tata kota atau ketentuan lainnya yg berlaku,

c. Perolehan dana untuk sebahagian biaya akuisisi dari usaha yang difranchisekan,

d. Pelatihan staff,

e. Pembelian peralatan,

f. Seleksi dan pembelian sparepart,

g. Bantuan pembukaan usaha & menjalankannya menggunakan lancar.

6. Iklan yang ditayangkan di TV, di billboard atau dimanapun mewakili semua jaringan Franchise, (iklan gretongan. Hehehe)

7. Keuntungan bagi franchisee dari adanya daya beli yg akbar & perundingan yg dilakukan pihak franchisor atas nama semua jaringan franchisee,

8. Risiko pada usaha franchise umumnya mini

9. Franchise mendapatkan hak buat memakai merek dagang, paten, copyright, rahasia dagang, dan proses, formula dn resep misteri milik franchisor,

10. Franchisee memperoleh jasa-jasa berdasarkan staff lapangan pihak franchisor,

11. Franchisee merogoh mamfaat menurut output riset yg dilakukan secara terus-menerus sang franchisor, sehingga dapat memperkuat daya saing.

12. Informasi & pengalaman dari seluruh jaraingan franchisee yang ada lewat franchisor dapat disebarkan ke semua jaringan yang terdapat.

13. Seringkali masih ada jaminan exclusivitas bagi franchisee buat beranjak dalam bisnis yang bersangkutan dalam sesuatu territorial eksklusif.

14. Lebih mudah bagi franchisee utnuk memperoleh dana dari penyandang dana karena nama besar dan keberhasilan menurut pihak franchisor.

Lezat yooo, kayak berbisnis menggunakan mamah, apa-apa telah disediakan, tinggal terjun =)

KEKURANGAN :

1. Peran yang dimainkan oleh Franchisor sangat akbar menggunakan kontrol yang tinggi sebagai akibatnya pihak franchisee hilang kemandiriannya;

2. Pihak franchisee wajib membayar aneka macam macam fee pada pihak franchisor, yg terms and conditionsnya therefore wajib kentara & dinegosiasi siapa yg wajib memikul porto tadi:

a. Royalty; pembayaran sang pihak franchisee kepada pihak franchisor sebagai imbalan menurut pemakaian hak franchise oleh franchisee.

B. Franchise fee: umumnya dilakukan sekali saja & dengan jumlah eksklusif pada waktu penandatangan akte franchise,

c. Direct expenses: Biaya eksklusif yang wajib dimuntahkan sehubungan menggunakan pembukaan/ pengembangan suatu bisnis franchise misalnya biaya pemodokan pihak yang akan sebagai pelatih & feenya, porto training dan porto dalam ketika pembukaan;

d. Biaya sewa: bila franchisor menyediakan loka usaha,

e. Marketing dan advertising fees; Karena franchisor yang melakukan marketing & iklan, maka pihak franchisee mesti pula ikut menanggung beban biaya tersebut menggunakan menghitungnya baik secara persentase dari omset penjualan ataupun apabila ada marketing atau iklan eksklusif.

F. Assignment fees; porto yang wajib dibayar sang pihak franchisee kepada pihak franchisor jika pihak franchisee tadi mengalihkan bisnisnya kepada pihak lain umumnya buat kepentingan persiapan pembuatan perjanjian penyerahan, pelatihan pemegang franchise yg baru dsb.

3. Kesukaran dalam menilai kualitas franchisor;

4. Biasanya kontrak franchise berisikan pula restriksi-restriksi terhadap usaha franchise & ruang mobilitas berdasarkan pihak franchisor,

lima. Kebijakan-kebijakan pihak franchisor nir selamanya berkenaan pada hati pihak franchisee,

6. Franchisor mampu jadi menciptakan kesalahan dalam kebijakannya,

7. Turunnya reputasi dan gambaran dari merek bisnis franchisor karena alasan yang tidak terduga-duga sebelumnya.

Dalam bisnis terkadang misalnya gambling, Franchisor besar pun terkadang keliru memperhitungakan kebijakan yang mungkin mampu menghancurkan reputasi, jadi kalau berbisnis memang harus matang, selidiki bibit bebet bobot perusahaan tadi (lah kayak mau ngelamar ya?)

Source : http://ajenghp.Blogspot.Com/2011/06/laba-&-kerugian-franchise.Html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *