Mulai Juni 2018, Pemerintah Akan Memberlakukan KK (Kartu Keluarga) Model Baru

Posted on

Pertengahan tahun 2018 ini, pemerintah berencana mulai menerapkan format baru Kartu Keluarga yang akan diterbitkan pada masyarakat. Nantinya di dalam KK model baru itu akan ada penambahan kolom keterangan data anggota keluarga. Untuk waktu ini Kartu Keluarga masih berisi 15 kolom, akan tetapi nanti selesainya peraturan format baru tersebut diberlakukan, KK akan berubah sebagai 17 kolom.

Dua kolom tambahan tadi merupakan kabar Golongan Darah dan Nomor Surat Nikah atau Akta Perkawinan. Lalu apa sebenarnya maksud & tujuan dimuatnya golongan darah pada dalam kartu keluarga?

Penerapan liputan golongan darah pada dalam Kartu Keluarga memang sangat penting terutama pada rangka mendukung pelayanan publik pada banyak sekali bidang misalnya bidang kesehatan. Misalnya ada anggota keluarga yang kecelakan dan butuh transfusi darah, maka bisa dilakukan penanganan lebih cepat. Karena pihak tempat tinggal sakit tidak perlu lagi melakukan proses inspeksi golongan darah.

Baca Juga: Pengertian Surat Paklaring Serta Manfaat dan Kegunaannya Bagi Karyawan yang Telah Berhenti Bekerja

Beberapa kesulitan yang dialami Rumah Sakit dalam memenuhi stok darah buat pasien calon operasi maupun kasus-perkara penanganan penyakit yg membutuhkan transfusi darah, adalah karena minimnya pengetahuan warga tentang golongan darah secara eksklusif maupun famili. Akibatnya, mereka bergantung dalam jasa orang lain yg bukan anggota keluarganya.

Sementara penerapan nomor surat nikah bertujuan untuk menyebutkan status pernikahan anggota keluarga yg berstatus ‘kawin’, apakah menikah secara hukum negara, atau hanya menikah siri dan sah secara agama.

Bagi yang menikah secara aturan negara, nomor yang tercantum pada Kartu Keluarga adalah angka yg terdapat pada akta nikah dan surat nikah terbitan Kementerian Agama (Kemenag) atau Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

Sedangkan bagi yang menikah siri atau menikah secara kepercayaan , di kolom isian Nomor Surat Nikah diisi menggunakan nomor (sertifikat/surat perkawinan) yang diterbitkan sang pemuka agama yg menikahkan, baik itu modin ataupun pendeta.

Mulai Juni 2018, Pemerintah Akan Memberlakukan KK (Kartu Keluarga) Model Baru

Entah nanti akan seperti apa tampilan Kartu Keluarga format baru menggunakan tambahan 2 kolom tersebut. Apakah ukurannya semakin lebar, atau diisi bolak-balik , atau justru isiannya yang diperkecil.

Untuk diketahui, saat ini Kartu Keluarga berisi 15 kolom warta yg mencakup:

  1. Nama Lengkap
  2. NIK (Nomor Induk Kependudukan)
  3. Jenis Kelamin
  4. Tempat Lahir
  5. Tanggal Lahir
  6. Agama
  7. Pendidikan
  8. Jenis Pekerjaan
  9. Status Perkawinan
  10. Status Hubungan Dalam Keluarga
  11. Kewarganegaraan
  12. Dokumen Imigrasi (No. paspor)
  13. Dokumen Imigrasi (No KITAS/KITAP)
  14. Nama Orang Tua (Ayah)
  15. Nama Orang Tua (Ibu)

Dan akan ditambah dua kolom buat:

  1. Golongan Darah
  2. Nomor Surat Nikah/Akta Perkawinan

Lalu bagaimana cara mengurus atau membuat Kartu Keluarga contoh baru? Apakah menggunakan adanya KK format baru tadi KK contoh usang jadi tidak berlaku lagi?

KK menggunakan format baru itu baru akan diterbitkan pada bulan juni. Jadi rakyat yg mengurus pembuatan KK sehabis bulan Juni & seterusnya, akan menerima Kartu Keluarga bentuk baru.

Sementara buat rakyat yang masih memegang KK contoh usang, tidak harus membuat & ganti KK dengan format yg baru ini. Kartu Keluarga format lama tetap berlaku buat keperluan apapun. Nah nanti, ketika KK usang tersebut hendak diperbarui lantaran terdapat perubahan data, misalnya ada kelahiran baru atau terdapat anggota famili yg menikah, baru lah Dispendukcapil akan mengembangkan KK pada format yg baru.

So, buat sahabat-sahabat pembaca blog janganganggur.Blogspot.Com yg belum punya KK atau berniat mengubah KK dengan format baru 17 kolom, silahkan diurus bulan Juni 2018 nanti. Tidak terdapat salahnya mempersiapkan mulai hari ini buat melengkapi isian dua kolom baru Kartu Keluarga. Yang belum memahami golongan darahnya segera dicek, yg jomblo belum menikah segeralah menikah heheh.

Baca Juga: Cara Online Daftar Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek)

Keberadaan Kartu Keluarga sangat krusial sekali menjadi berkas persyaratan banyak sekali kepentingan. Misalnya untuk menciptakan KTP, melamar kerja di perusahaan, pendaftaran sekolah, mengajukan pinjaman di bank, mengurus pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan, kredit rumah, buat registrasi kartu SIM hape, & banyak sekali macam keperluan lainnya.

Demikianlah cara membuat KK atau Kartu Keluarga tahun 2019 berdasarkan anggaran baru tahun kemudian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *