Panduan Tuntas Mencairkan Dana JHT Menggunakan Antrian Online

Panduan Tuntas Mencairkan Dana JHT Menggunakan Antrian Online

Posted on

Postingan kali ini membahas tata cara dan syarat mencairkan dana JHT Jamsostek dengan memakai sistem antrian online tahun 2020. Lantaran memang berdasarkan dulu, merogoh uang JHT secara manual atau pribadi mendatangi tempat kerja cabang BPJS Ketenagakerjaan adalah metode pencairan yang banyak paling banyak dipilih peserta dibandingkan mencairkan secara online melalui layanan E-klaim JHT.

Saking banyaknya, pagi-pagi sekali yang padahal tempat kerja BPJS Ketenagakerjaan saja belum buka, telah banyak peserta yg berkerumun padat menunggu kantor buka & bersiap-siap untuk dulu-duluan mendapatkan nomer antrean. Banyak di antara mereka ada yg telah datang subuh-subuh, bahkan terdapat yg hingga menginap pada laman kantor demi agar nir kehabisan no antri dalam keesokan harinya.

Dan begitu tempat kerja BPJS TK dibuka & petugas sekuriti membagikan angka antrian, para peserta yang sudah menunggu menurut fajar tadi akan ramai-ramai berebutan. Malah di beberapa Kacab BPJS Taman Kanak-kanak pernah sampai terjadi keributan gara-gara riuhnya pembagian nomer antrean tadi. Pasalnya, walaupun telah dibela-belain datang subuh, ternyata nir menjamin sanggup kebagian. Masih terdapat juga peserta yang nir memperoleh no antrian. Karena memang kuota yang tersedia buat peserta yg akan dilayani pencairannya, nir sebanding menggunakan jumlah peserta yg tiba yg begitu banyak dalam setiap harinya. Hal tersebutlah yang akhirnya memicu kerusuhan & amukan massa.

Baca Juga: Diskusi Tanya Jawab Seputar Pencairan Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan

Maka menurut itu, buat menghindari hal-hal nir mengenakan tadi kembali terulang, serta supaya sistem antriannya lebih rapi & teratur, sekarang pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJS Taman Kanak-kanak sudah menerapkan layanan antrian online. Dengan layanan tadi, peserta sanggup booking nomer antrian untuk klaim dana JHT berdasarkan rumah, sehingga tidak perlu lagi datang pagi-pagi sekali atau bahkan sampai kemah pada page tempat kerja BPJS Taman Kanak-kanak demi menerima nomor antri.

Panduan Tuntas Mencairkan Dana JHT Menggunakan Antrian Online

Lalu bagaimana sih mekanisme, rapikan cara dan syarat-syarat mencairkan dana JHT Jamsostek secara pribadi pada kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan memakai sistem antrian on-line tersebut? Simak pedoman selengkapnya ini dia:

Pastikan Anda Telah Memenuhi Syarat

Hal terpenting sebelum mendaftar antrian online buat klaim saldo JHT pada kantor Jamsostek, pastikan anda memang telah memenuhi kondisi buat mencairkan semua saldo JHT yg anda miliki. Hal ini supaya proses pencarian tabungan JHT anda nantinya sanggup berhasil menggunakan mudah dan lancar. Jangan sampai telah terlanjur menerima no antrian on-line & jauh-jauh mendatangi tempat kerja BPJS TK, ternyata pengajuan klaim anda nir disetujui gara-gara terdeteksi terdapat kondisi yang belum terpenuhi. Adapun kondisi-syaratnya adalah sebagai berikut:

1. Peserta telah berhenti bekerja dari perusahaan minimal satu bulan. Baik itu lantaran resign, pemutusan interaksi kerja atau PHK, juga lantaran masa kontrak kerja yg telah terselesaikan. Atau berhenti kerja karena tertimpa musibah contohnya mengalami stigma total permanen atau mati global.

Dua. Pada ketika mengajukan pencairan, peserta belum bekerja lagi pada perusahaan manapun. Misalnya sebelumnya sudah berhenti bekerja di PT. Ganda Buanindo, akan tetapi kemudian ketika ini telah bekerja lagi di PT. Argo Abadi, jikalau berarti saldo JHT yang dikumpulkan waktu bekerja pada PT. Ganda Buanindo belum bisa dianggap.

3. KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) atau kartu BPJS Ketenagakerjaan telah tidak aktif. Jika kepesertaann BPJS Ketenagakerjaan masih terdeteksi aktif, maka duit JHT pula belum mampu dicairkan meskipun sudah tidak bekerja.

Baca Juga: Begini Cara Mengetahui Status Kartu BPJS TK (Jamsostek) Masih Aktif Atau Sudah Nonaktif

Lengkapi Seluruh Berkas-berkas Persyaratannya

Setelah kondisi-syarat kriteria di atas terpenuhi, anda pula perlu mempersiapkan berkas atau dokumen persyaratan pencairan JHT, yang nantinya dibawa ke kantor BPJS Taman Kanak-kanak selesainya berhasil booking antrian online. Dokumen-dokumen tadi antara lain:

1. KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) atau kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Dua. KK (Kartu Keluarga).

3. KTP elektronika atau e-KTP.

4. Buku rekening tabungan atas nama peserta yg bersangkutan.

Lima. Paklaring/surat pengalaman kerja/surat surat keterangan/surat rekomendasi jika peserta berhenti karena resign alias mengundurkan diri.

6. Surat liputan Pemberhentian Kerja bila peserta berhenti bekerja karena PHK.

7. Surat PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) yg pertama kali diterima untuk peserta yang berhenti bekerja lantaran habis kontrak.

8. Kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) bila saldo JHT yang dimiliki lebih menurut Rp 50 juta.

9. Bagi peserta menggunakan status tenaga kerja asing yang sudah berhenti bekerja & ingin meninggalkan Indonesia buat selama-lamanya, wajib membuat surat pernyataan bermaterai yg isinya menyatakan tidak akan bekerja lagi di wilayah NKRI. Sementara apabila status peserta adalah WNI yang berhenti bekerja karena ingin pindah ke luar negeri, harus melampirkan passport & visa.

10. Bagi peserta yg mengalami cacat total tetap, harus melampirkan surat keterangan stigma total permanen menurut dokter yg merawat.

11. Jika anda merupakan ahli waris peserta yg telah mati dunia, dan hendak mengurus pencairan dana JHT milik almarhum, anda wajib membawa berkas tambahan berupa fotokopi KTP dengan memberitahuakn yang orisinil, surat Kematian asli menurut pejabat yg berwenang atau fotokopi legalisir, surat informasi pakar waris, fotokopi surat nikah peserta menggunakan menerangkan yang orisinil dan fotokopi rekening tabungan pakar waris.

12. Untuk peserta yg telah mencapai usia pensiun (57 tahun), harus membawa surat berita dari perusahaan.

Itulah berkas-berkas persyaratannya. Silahkan anda sesuaikan dengan penyebab anda berhenti bekerja. Dan supaya pengajuan klaim JHT anda nantinya langsung sukses pada sekali jalan, pastikan nama dan tanggal lahir anda sama antara dokumen yg satu dengan dokumen yang lainnya. Kemudian selain nama lengkap dan tanggal lahir, pastikan pula alamat yg tertera di e-KTP juga sama dengan alamat yang tercantum pada Kartu Keluarga.

Mendaftar atau Registrasi Antrian Secara Online

Jika semua kondisi kriteria sudah terpenuhi, semua dokumen persyaratannya juga telah lengkap dan nir ada data yang tidak cocok, dijamin tabungan hari tua anda pada BPJS Ketenagakerjaan nanti akan cair 100%. Langkah selanjutnya adalah mendapatkan antrian secara online terlebih dahulu, menjadi syarat buat mengurus pencairan secara manual di tempat kerja cabang BPJS TK.

Lantaran dilakukan secara online, mendaftar no antrian ini sanggup anda lakukan pada mana saja dan kapan saja. Biarpun hari minggu & hari libur lainnya, anda permanen boleh melakukan registrasi. Mau dilakukan di warnet, di tempat tinggal sendiri, pakai smartphone, gunakan personal komputer , pakai laptop, yang penting ada jaringan internet.

Baca Juga: Tanya Jawab Seputar Sistem Antrian Online BPJS Ketenagakerjaan

Dan inilah cara registrasi atau booking antrian secara online untuk klaim uang JHT secara manual di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan:

  • Buka website https://antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id/
  • Pada formulir isian seperti contoh silahkan masukkan data-data yang diminta dengan lengkap dan benar.
  • Isi semua data kependudukan dan kepesertaan mulai dari NIK, nama lengkap sesuai KTP, nomor referensi atau no kartu BPJS Ketenagakerjaan, dan nomor handphone anda.
  • Pilih wilayah pelayanan dan kantor cabang pelayanan yang anda inginkan, yang nantinya anda datangi untuk proses pencairan.
  • Pilih tanggal kedatangan yang anda inginkan, yang tentunya disesuaikan dengan hari-hari kerja kantor BPJS Ketenagakerjaan yaitu dari hari Senin hingga Jum’at. Dan dalam memilih tanggal, anda hanya bisa memilih maksimal 7 hari dari tanggal anda melakukan pendaftaran.
  • Pilih jam kedatangan yang anda inginkan. Terserah mau jam berapa, yang penting masih pada jam kerja kantor BPJS TK.
  • Isi captcha yang tertera dengan benar.
  • Jika sudah yakin semua data yang anda isi sudah lengkap dan benar, langsung saja klik Simpan
  • Isi Cetak Ulang untuk mencetak ulang.
  • Selesai!

Setelah berhasil registrasi antrian secara online, yang berarti anda telah memperoleh kode booking & jadwal kedatangan ke kantor BPJS Taman Kanak-kanak, silahkan anda print out output pendaftaran antrian online anda tersebut, buat nantinya dibawa ke Kacab BPJS TK yang sudah anda pilih, & juga sinkron jadwal yg sudah anda tentukan sendiri tersebut.

Datang ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan

Pada waktu datang ke kantor BPJS TK nanti, anda harus telah tiba di sana paling lambat 30 menit sebelum jam kedatangan yang anda pilih dalam ketika mengisi formulir registrasi no antrian. Dan ketika sudah sampai di kantor BPJS Ketenagakerjaan, anda wajib menerangkan bukti print out bahwa telah berhasil melakukan pendaftaran antrian online.

Tunjukkan print out kode booking tersebut kepada petugas sekuriti. Nanti petugas akan menaruh formulir klaim JHT, formulir ceklis kelengkapan berkas, surat pernyataan sedang tidak bekerja pada perusahaan manapun yg wajib anda tandatangani di atas materai Rp 6.000.

Silakan isi formulirnya, ceklis pula kelengkapan berkas-berkas persyaratan anda, tandatangani surat pernyataan telah nir bekerja lagi tersebut di atas materai 6000, sehabis itu satukan menggunakan semua berkas persyaratan klaim JHT kemudian masukkan ke dalam box yang sudah disediakan. Jangan ragu buat bertanya kepada petugas bila ada hal-hal yang tidak dimengerti. Setelah itu tinggal duduk anggun menunggu panggilan.

Saat dipanggil menghadap meja teller, berkas-berkas anda akan diperiksa, & anda jua akan sedikit ditanya-tanya buat mencocokkan menggunakan data-data yang ada di berkas. Apabila semua data akur, anda akan difoto, diminta tanda tangan dan sidik jari.

Pengajuan klaim JHT anda tersebut akan dilayani sinkron dengan tanggal & jam yg anda pilih dalam ketika registrasi. Makanya jangan hingga kelewatan. Apabila anda terlambat, konsekuensinya angka antrian anda akan dipercaya hangus sehingga nir berlaku lagi. Dan jika masih ingin mengurus klaim JHT anda, mau nir mau anda harus melakukan pendaftaran antrian online ulang berdasarkan awal lagi.

Baca Juga: Sulit Mendapatkan Antrian Online? Cairkan Saja Dana JHT Anda Di Bank Yang Bekerjasama Dengan BPJS TK. Begini Caranya!

Menunggu Dana JHT Cair ke Dalam Rekening

Setelah melewati semua tahap demi tahap pada atas, berarti proses administrasi pengajuan klaim saldo JHT secara eksklusif di tempat kerja cabang BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) menggunakan menggunakan layanan antrian online telah rampung.

Selanjutnya anda tinggal menunggu dana JHT milik anda cair ke dalam rekening dengan perkiraan saat antara lima hingga 7 hari kerja. Tentunya hari Sabtu, Minggu & libur nasional nir terhitung. Namun tentang lamanya dana cair silahkan diubahsuaikan menggunakan warta dan pembuktian data pada tempat kerja cabang yg anda pilih buat mengurus klaim. Karena mampu jadi setiap tempat kerja cabang BPJS TK mempunyai kebijakan masing-masing terkait lamanya pencairan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *