Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Untung Milyaran

Posted on

Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Untung Milyaran – Dalam acara bertajuk ShopFair Kopdar Online Shop yang digelar Kamis (4/7) lalu, Ketua Dewan Pengawas Asosiasi E-commerce William Tanuwijaya mengatakan bahwa ibu rumah tangga adalah kalangan yang paling potensial dalam bisnis online. Dengan kata lain, kalangan yang paling sukses berjualan online adalah kelompok ibu rumah tangga. Menurut William, kisah-kisah sukses para penjual online banyak berasal dari bisnis yang dikelola oleh ibu rumah tangga. Yang menarik untuk ditelisik lebih lanjut, mengapa demikian?

Sebagian akbar ibu tempat tinggal tangga yg berbisnis online hampir dapat dipastikan akan mendulang kesuksesan, apapun jenis usaha yg dijalaninya. Diperkuat oleh riset yg dilakukan sang berbagai lembaga e-commerce internasional, sedikitnya terdapat 6 alasan mengapa ibu tempat tinggal tangga merupakan kalangan yang paling sukses menjalankan usaha online.

Pada dasarnya, semua perempuan suka berbelanja.

    Fakta ini sudah sebagai misteri umum pada kalangan masyarakat. Seorang wanita boleh saja mengaku bahwa dia nir hobi berbelanja seperti kebanyakan perempuan pada umumnya. Namun dibandingkan laki-laki , wanita yg tidak senang berbelanja sekalipun lebih mudah terbujuk buat melakukan pembelian di toko offline juga online.

    Fakta bahwa kaum wanita hobi berbelanja membuat para ibu rumah tangga yg berbisnis online mengetahui apa yg diinginkan oleh konsumen. Pihak yg paling paham mengenai apa yang diperlukan oleh konsumen adalah si pembeli itu sendiri. Lantaran senang berbelanja?Alias bahagia menjadi bagian berdasarkan konsumen?Kaum wanita tahu dengan akurat apa yg dicari pembeli waktu berbelanja. Pengetahuan tentang apa yg diinginkan konsumen ?Diterjemahkan? Dalam produk-produk yg dijual oleh toko online milik mak tempat tinggal tangga tersebut. Tak heran, produk di toko online miliki ibu tempat tinggal tangga mempunyai angka penjualan yang tinggi sebab mampu memenuhi kebutuhan pembeli.

        Faktanya,

        60% transaksi online pada semua global melibatkan ibu tempat tinggal tangga, baik sebagai pembeli juga penjual online.

Fleksibilitas saat untuk berbisnis

    Perempuan yang sudah menikah tak jarang mengeluh bahwa pekerjaan tempat tinggal tangga sesungguhnya lebih berat daripada pekerjaan di kantor. Mengurus tetek-bengek pada rumahnya & merawat anak menyita ketika bunda rumah tangga selama 24 jam per hari. Apabila dicermati secara sekilas, bunda tempat tinggal tangga memang terkesan lebih sibuk dibanding perempuan karir yang jam kerjanya dibatasi sang jam operasional tempat kerja.

    Meskipun demikian, ibu rumah tangga yang menggunakan jasa pembantu rumah tangga akan mempunyai waktu luang yg poly. Dalam hal merawat anak, bunda tempat tinggal tangga pun pula akan mempunyai saat kosong ketika si anak telah mandiri, minimal telah bersekolah di jenjang Sekolah Dasar. Mudah, saat luang yg dimiliki mak tempat tinggal tangga pun sebagai poly.

    Keleluasaan ketika luang ini membuat para mak tempat tinggal tangga menjadi fleksibel pada berbisnis. Mereka siap menanggapi setiap pesanan, kapanpun pembeli tertarik berbelanja pada toko online-nya. Fleksibilitas saat berbisnis jua membuat bunda rumah tangga bebas memilih kapan waktu buat bekerja & kapan ketika buat bersantai.

        Faktanya,

        Per hari, 13 jam saat yg dimiliki ibu rumah tangga dihabiskan buat berselancar di toko online, baik sebagai pembeli maupun penjual.

Hiburan pada media yg tidak menghibur

    Tidak sedikit pemilik media massa?Ambil contoh stasiun televisi?Yg berorientasi dalam rating semata. Karena mengedepankan faktor selera pasar, mereka yang berkecimpung di dunia media acapkali mendewakan rating sebagai satu-satunya tolak ukur keberhasilan sebuah program atau program. Dampaknya, nir sedikit pelaku media yang menyuguhkan tayangan atau materi publikasi yg tidak mendidik dan berkualitas rendah.

    Di Indonesia sendiri, stasiun televisi lokal diwarnai sang ?Kehadiran? Sinetron-sinetron low budget yg mengesampingkan faktor kualitas tayangan. Di satu sisi, tayangan semacam ini memang digemari oleh sebagian khalayak. Namun, terdapat kalangan eksklusif yang jengah menggunakan suguhan-suguhan berkualitas rendah yang ditampilkan di media.

    Kalangan yang merasa jengah ini?Sebagian akbar berasal berdasarkan kalangan bunda rumah tangga?Kemudian mencari cara lain lain buat mengisi ketika luangnya, galat satunya menggunakan berbisnis online. Daripada menonton program televisi yang tidak mendidik, ibu tempat tinggal tangga lebih menentukan memikirkan cara buat memperoleh penghasilan tambahan bagi keluarganya.

        Faktanya,

        Jika diminta membuang satu perangkat digital yg dimilikinya, 58% mak rumah tangga akan menyingkirkan televisi. Hanya 11% mak rumah tangga yang akan menyingkirkan laptop-nya.

Insting bergunjing

    Sama seperti kegemaran berbelanja, bergunjing atau bergosip merupakan naluri seorang wanita. Insting buat menyebarluaskan sebuah fakta, terlepas dari apakah liputan tersebut benar atau nir, masih ada pada diri kaum wanita. Uniknya, naluri menyebarluaskan fakta ini membawa impak positif bagi usaha online.

    Ibu rumah tangga yg berbisnis online nir akan ragu atau membuat malu menyebarluaskan informasi bahwa toko onlinenya sedang mengadakan promo. Dengan naluri bergunjing yg dimilikinya, beliau akan menyebarluaskan informasi modern menurut toko online-nya pada sebanyak-banyaknya rekanan. Terbukti, insting bergunjing & menyebarluaskan kabar ini memperluas koneksi usaha sebagai akibatnya membantu mak rumah tangga untuk menaikkan nomor penjualan di toko online.

        Faktanya,

        Baik menjadi pembeli juga penjual, 92% bunda tempat tinggal tangga akan meneruskan warta mengenai rabat harga atau promo lainnya pada orang lain yang dikenalnya ataupun tidak.

Ibu tempat tinggal tangga: pengambil keputusan ketika berbelanja

    Berbelanja bulanan termasuk ke pada galat satu job desc bunda rumah tangga. Tidak hanya keperluan-keperluan bulanan, mak rumah tangga juga berbelanja kebutuhan anggota keluarga lainnya.

    Pada banyak masalah, bunda tempat tinggal tangga merasa memahami apa yang terbaik bagi kebutuhan anggota keluarganya. Sebagai contoh, bunda rumah tangga tahu merek sandang paling mengagumkan buat suaminya, merek sereal terbaik buat anak-anaknya, dan merek-merek terbaik kebutuhan pokok lainnya. Dengan istilah lain, bunda tempat tinggal tangga bertindak sebagai pengambil keputusan saat berbelanja.

    Apapun jenis bisnis yang dijalankan sang seorang mak rumah tangga, dia pastinya merasa bahwa produk yg dijualnya adalah produk yg terbaik. Karena menjual produk terbaik, ibu tempat tinggal tangga akan memakai produk yg dijualnya sendiri buat memenuhi kebutuhan anggota famili lainnya. Tak jarang, seorang bunda rumah tangga membeli sendiri dagangannya buat dikonsumsi sang suami atau anak-anaknya.

    Lebih menurut itu, bunda tempat tinggal tangga juga akan memberikan dagangan pada sanak saudara lainnya. Banyaknya pembelian produk menurut famili inti dan famili besarnya sendiri menaruh efek yang signifikan bagi nomor penjualan produk di toko online milik mak rumah tangga.

        Faktanya,

        75% mak tempat tinggal tangga menduga dirinya memahami yang terbaik bagi kebutuhan keluarganya. Mereka ?Menobatkan? Dirinya sendiri sebagai si pengambil keputusan ketika berbelanja.

Menjual produk terpopuler pada bisnis online

    Sebagian besar penjual produk fesyen merupakan kaum perempuan dan mak rumah tangga. Produk fesyen yg feminim cocok menggunakan sifat dasar perempuan . Oleh karenanya, banyak produk fesyen dijual oleh bunda tempat tinggal tangga.

    Yang menarik, produk fesyen termasuk ke pada produk best seller pada bisnis online, bahkan hingga pasar internasional. Berkaca pada berita tersebut, tidak heran apabila ibu tempat tinggal tangga yang berbisnis produk fesyen mempunyai angka penjualan yg tinggi.

        Faktanya,

        36% pembeli online mencari produk fesyen. Produk fesyen menempati urutan ke 2 pada daftar produk terpopuler yg dicari pembeli online. Produk terpopuler yang berada pada urutan pertama merupakan kitab .

Nah, apakah anda tertarik dengan usaha rumahan buat mak rumah tangga misalnya ini?

Sumber data: She-Economy, Ms Smith Marketing, StartUpNation, Clickz, Inc.Com, Girlpower Marketing, Catalyst, Forbes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *