Ramai-ramai Berbisnis Batu Akik

Posted on

Ramai-ramai Berbisnis Batu Akik

Tren penggunaan batu akik membuka aneka macam celah bisnis. Peluang yang tiba tidak cuma terbatas di usaha penambangan ataupun penjualan. Mereka yg pakar memotong & memoles batu, serta menciptakan cincin pengikat akik, juga kebagian rezeki.

Usaha yg terkait dengan batu akik itu punya nama terkenal bengkel akik. Selama akik ngetren belakangan ini, permintaan jasa pangkas, poles, dan ikat memang meningkat karena banyak penggemar akik yg membeli batu yg belum diolah alias batu mentah.

Tentu ada alasan sehingga batu mentah lebih populer. Pembelian akik pada satuan berat sekarang lebih disukai. Dengan membeli 1 ons, pendaftar akik sanggup mendapat tiga jenis batu sekaligus misalnya black oval, raflesia, & bacan. Bandingkan jika membeli batu yang sudah jadi atau telah berbentuk cincin, pembeli cuma menerima satu jenis batu akik.

Alasan lain orang membeli batu mentah, dari Andri Ariadi, yg sudah menggemari batu akik sejak 11 tahun kemudian, adalah karena ingin membuatkan menggunakan sahabat atau kerabat. ?Kalau beli bongkahan sanggup dibagi-bagi,? Ungkap pemilik Adam Gems 83, yg berlokasi di Rawa Belong, Jakarta Barat.

Tren membeli bongkahan itu juga tampak dari pelanggan Adam Gem 83 yang sekarang berusia satu setengah tahun. Kendati menjajakan batu jadi, Adam Gem lebih poly kedatangan order jasa memotong, memoles, dan mengikat. ?Yang datang buat memoles mampu 15 orang per hari. Sedang batu jadi yang terjual kurang lebih lima cincin?10 cincin per hari,? Kata Andri.

Jumlah order yg tidak jauh tidak sinkron dituai oleh Lay & Nizal yang bersama-sama menjalankan gerai bengkel akik pada tempat Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Gerai mereka yg baru berusia setahun bisa menampung hingga 10 permintaan per sehari.

Andri mengaku telah kembali kapital sesudah setahun berbisnis. Ia memasang potong & poles Rp 30.000. Catatan saja, itu tarif homogen-rata. Andri juga melihat berukuran batu ketika memungut fee pangkas dan poles.

Tarif akan lebih mahal jika harga batu mentah terlalu kecil karena taraf pengerjaan yg lebih sulit. Begitu pula mutilasi dan pemolesan batu yg terlalu besar jua mahal karena butuh ketika lama .

Adapun tarif mengikat alias menciptakan cincin lebih mahal lantaran menghitung bahan penghasil ikatan cincin. Material yang biasa dipakai sebagai ikatan adalah aluminium, titanium, dan perak. Harga ikatan berdasarkan aluminium paling murah, berkisar puluhan ribu rupiah. Sedang ikatan berdasarkan perak sanggup seharga Rp 600.000 per cincin.

Saat ini nilai omzet per bulan Adam Gem mampu Rp 30 juta. Namun usaha Andri memang tidak cuma jasa potong, poles, & ikat, melainkan pula penjualan batu. Dalam hitungan KONTAN, Andri bisa menerima laba lebih kurang Rp 200.000 per hari dari jasa bengkel.

Kendati membukukan omzet yang lebih mini , baru lebih kurang Rp lima juta per bulan, Lay memperkirakan margin yg dikantonginya lumayan tinggi, minimal 30% menurut nilai omzet.

Mereka yg ingin merasakan hangatnya demam batu akik wajib mempunyai beberapa alat-alat. Kebutuhan dana terbilang fleksibel lantaran 2 alat primer bisnis ini, yaitu alat pangkas & alat poles bervariasi & mampu dibuat sinkron order

Dalam hitungan Andri, mereka yang tertarik membuka bengkel akik wajib keluar duit aporisma Rp 15 juta buat pengadaan alat. Nilai investasi sebesar itu sudah terbilang ideal lantaran bisa digunakan buat membeli meja, satu mesin potong, 2 mesin gosok, indera penggiling logam, berikut perlengkapan yang absolut ada, misalnya ampelas dan lem.

Saat memulai usahanya lebih kurang setahun lalu, Andri mengambil kocek sekitar Rp 10 juta. Perinciannya, Rp 2 juta buat membeli mesin pangkas berikut meja. Ia menyiapkan dana yang lebih besar lagi buat mesin gosok, sampai Rp 6 juta.

Andri memang merakit sendiri mesin gosoknya berdasarkan besi yg antikarat. ?Lantaran mesin itu selalu digunakan beserta air, kalau bahannya tidak antikarat, mesinnya akan cepat karatan dan macet,? Ungkap Andri.

Peralatan buat menggiling perak juga ia beli buat melengkapi usahanya, seharga Rp 1,75 juta. Di luar itu, ia jua harus membeli peralatan lain misalnya ampelas dengan nilai belanja seratus ribu lebih rupiah.

Sedang Nizal dan Lay memulai usahanya dengan skala yg lebih mini . Modal awal yg mereka keluarkan berkisar Rp 1 juta. Sebesar Rp 500.000 buat pembelian mesin pangkas, & Rp 300.000 untuk indera poles. Ampelas & gerinda disiapkan bermodal Rp 200.000 saja.

Kebutuhan modal memang tak besar -besar amat, sesuai bentuk usaha ini yang praktis. Keterampilan yg dituntut buat memotong, memoles, & mengikat bisa diserap secara autodidak. Baik Andri, Nizal, maupun Lay yang eksklusif terlibat dalam bisnis mereka, mengaku otodidak buat mendapatkan ilmu tentang batu-batuan.

Jika punya kapital yang lebih besar , Anda sanggup saja mempekerjakan orang lain. Kendati punya karyawan, Anda permanen harus paham ilmu tentang bebatuan. Apabila sama sekali buta, Anda sanggup dikelabui karyawan.

Apabila ingin memulai usaha dengan mempekerjakan orang, Anda kudu menyusun skema penggajian yang pas. Pemberian honor yang nilainya permanen per bulan mungkin kurang pas. Anda mampu jadi terbebani biaya honor , saat bengkel akik Anda paceklik pesanan. Namun dalam waktu order mulai membanjir, giliran karyawan yang merasa tak puas menggunakan gajinya karena pekerjaan bertambah.

Andri yang mempekerjakan dua orang memakai skema bagi laba setelah dikurangi biaya . Selain itu, dia menanggung porto makan plus rokok dua orang tukangnya.

Pengeluaran lain yang juga rutin harus ditanggung merupakan belanja alat-alat. Ampelas & batu gerinda merupakan dua peralatan yang mempunyai usia pemakaian. Lama atau cepatnya masa penggantian tentu bergantung dalam seberapa sering keduanya dipakai. Ampelas, yg harganya sekitar Rp 50.000, umumnya diganti dalam hitungan minggu. Sedang batu gerinda mampu diganti lebih lama lagi, sampai berbilang bulanan.

Biaya rutin lain yg wajib ditanggung merupakan biaya listrik. Besar kecilnya bergantung pada laku atau tidaknya usaha Anda. Jika menyewa loka, anggarkan juga porto sewa loka. Untuk mengukur mahal atau murahnya biaya sewa, keramaian lokasi berikut luas tempat mampu sebagai patokan.

Pemilik bengkel akik bisa menyasar orang-orang di sekitarnya menjadi pasar awal. Andri menawarkan jasanya ke sahabat-sahabat kantornya, selain ke tetangga dan kerabat. Ia juga memberikan jasanya melalui situs media sosial. Pasar yang lebih kurang sama yang dibidik sang Lay dan Nizal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *