Tips Mencairkan JHT BPJS TK/Jamsostek Supaya Cepat dan Lancar

Posted on

Kali ini kami akan membagikan tips dan saran bagaimana supaya proses pencairan dana JHT Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan langsung berhasil pada sekali urus. Tidak perlu bolak-balik ke tempat kerja BPJS Taman Kanak-kanak dampak ada persyaratan yang kurang, biodata yg salah , ataupun karena-karena yang lainnya.

Tips ini tentunya sangat krusial mengingat masih poly peserta asuransi sosial tenaga kerja BPJS Taman Kanak-kanak ini yg mengurus klaim JHT tanpa persiapan dan pengetahuan yang memadai, sehingga kerepotan sendiri sesampainya di tempat kerja BPJS Taman Kanak-kanak. Malah cukup poly juga yang akhirnya justru gagal, pergi dengan tangan hampa karena klaimnya ditolak, padahal telah jauh-jauh tiba ke tempat kerja BPJS ketenagakerjaan.

Tips Mencairkan JHT BPJS TK/Jamsostek Supaya Cepat Dan Lancar

Nah, supaya klaim saldo JHT anda tidak ditolak, eksklusif disetujui pada sekali jalan, sebelum mengajukan pencairan uang Jaminan Hari Tua anda, anda perlu menerapkan tips-tips berikut adalah:

1. Siapkan kartu peserta Jamsostek (KPJ) atau kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan anda. Jika kartu hilang atau rusak sebagai akibatnya tidak terbaca, silakan cetak menurut kartu digital BPJS Ketenagakerjaan milik anda yg terdapat pada aplikasi BPJSTKu ataupun pada layanan personal service pada website BPJS Ketenagakerjaan.

2. Siapkan kartu pertanda penduduk elektronika atau e-KTP anda yg orisinil bersama salinannya. Apabila belum punya KTP Elektronik, silahkan bikin terlebih dulu pada kantor kecamatan atau Disdukcapil. Karena umumnya mengurus KTP Elektronik tidak langsung jadi, entah kehabisan blangko E-KTP atau karena lainnya, anda bisa meminta resi resmi e-KTP menurut Disdukcapil. Resi tersebut mampu digunakan buat mengurus pencairan uang JHT, menjadi pengganti KTP elektrik yg belum terbit.

Baca Juga: Panduan Tuntas Mencairkan Dana JHT Menggunakan Antrian Online 2019

3. Siapkan KK (Kartu Keluarga) yg orisinil dan fotokopinya satu lbr. Jika belum punya KK, tunda dulu asa anda buat mengajukan klaim saldo JHT. Lantaran percuma. Pasti ditolak. Jadi mohon diurus dulu pembuatan kartu famili anda, sehabis jadi baru mengurus pencairan dana JHT.

4. Siapkan paklaring atau surat pengalaman kerja berdasarkan perusahaan yang asli bersama fotokopi selembar. Tidak wajib surat pengalaman kerja, bisa juga berupa surat rekomendasi ataupun surat referensi dari perusahaan, yg isinya menunjukkan bahwa surat tadi digunakan buat persyaratan mengklaim dana JHT BPJS TK. Kalau tidak punya paklaring ataupun surat rekomendasi, silahkan diurus dulu berkas tersebut ke bekas perusahaan tempat anda bekerja dulu.

Lima. Siapkan buku rekening tabungan atas nama anda sendiri, asli dan fotokopi. Karena ke nomor rekening tersebut nantinya uang JHT milik anda akan dikirimkan. Jika belum memilikinya, silakan untuk dulu. Bank-nya bebas boleh bank apa saja.

6. Jika saldo JHT anda lebih dari 50 juta, siapkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) baik yg orisinil & jua fotokopinya. Kalau belum punya, tentu saja anda harus bikin dulu di tempat kerja pajak di wilayah loka tinggal anda.

7. Pastikan ejaan nama, tempat lepas bulan serta tahun lahir anda sama di semua dokumen-dokumen di atas. Jadi nama dan TTL anda wajib sama baik di KPJ, KTP, KK, Buku Rekening, Paklaring dan NPWP. Apabila terdapat yang nir sama, silahkan diperbaiki dulu ke instansi yang bersangkutan, atau boleh juga dengan menciptakan surat liputan koreksi beda data berdasarkan perusahaan.

8. Pastikan anda sudah berhenti bekerja lebih menurut satu bulan. Silahkan cek di paklaring, jika di sana tertulis anda mulai berhenti bekerja tanggal 25 Desember 2019, berarti pengajuan klaim uang JHT baru bisa dilakukan paling cepat lepas 26 Januari 2020.

Baca Juga: Cara Cek Saldo JHT BPJS Tk Lewat SMS Ternyata Gampang Banget!

9. Pastikan waktu ini belum bekerja lagi di perusahaan manapun. Meskipun sebelumnya anda telah berhenti bekerja dari Indomaret, akan tetapi kalau sekarang sudah kerja lagi di Alfamart, tabungan JHT yg anda kumpulkan waktu bekerja pada Indomaret belum sanggup diambil.

10. Pastikan KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) atau kartu BPJS Ketenagakerjaan sudah tidak aktif. Jika kepesertaann BPJS Ketenagakerjaan ternyata masih aktif, maka duit JHT juga belum bisa dicairkan meskipun saat ini sudah tidak bekerja. Untuk mengetahui bagaimana cara melacak status kepesertaan atau kartu BPJS TK masih aktif atau sudah nonaktif, silahkan baca Di Sini .

11. Jangan lupa beli map dan materai Rp 6.000. Map digunakan buat wadah bekas-bekas persyaratan beserta fotokopinya biar ringkas dan rapi, sedangkan materai nantinya buat ditempel dan ditandatangani di surat pernyataan sudah tidak bekerja lagi dalam waktu sudah di tempat kerja BPJS ketenagakerjaan.

Tidak terdapat salahnya juga membawa pena sendiri berdasarkan rumah. Di tempat kerja BPJS Ketenagakerjaan memang umumnya disiapin pulpen buat mengisi formulir, akan tetapi siapa tahu tintanya macet atau wajib antri lantaran harus bergiliran dengan peserta lain.

12. Sempatkan berdo’a supaya seluruh proses pencairan uang Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan anda berjalan lancar. Doa & usaha itu saling terkait satu sama yg lain dan saling menghipnotis. Jadi jangan remehkan kekuatan doa.

13. Ikuti prosedur klaim JHT yang sudah ditetapkan.Setidaknya terdapat tiga cara mengurus pencairan duit tabungan JHT, mampu diajukan eksklusif pada kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan, mampu melalui SPO bank-bank dan kantor Pos tertentu yang ditunjuk BPJS Ketenagakerjaan, dan bisa jua diajukan secara on-line memakai layanan E-klaim JHT.

Ketiga cara tadi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi silahkan dipilih cara mana yang anda inginkan, dan ikuti semua prosedur klaim JHT berdasarkan metode yang anda pilih tadi.

  1. Cara Mencairkan JHT di Kantor Cabang BPJS ketenagakerjaan (wajib registrasi antrian online)
  2. Cara Mencairkan JHT di KCP (Kantor Cabang Perintis) BPJS Ketenagakerjaan (tidak perlu daftar antrian online)
  3. Cara Mencairkan JHT di Bank-bank Yang Bekerjasama Dengan BPJS Ketenagakerjaan
  4. Cara Mencairkan Secara Online Via Layanan E-klaim JHT

Seperti itulah tips-tips penting dalam mencairkan dana JHT Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan agar proses pencairan berhasil dengan lancar dan cepat. Termasuk berkas-berkas yg perlu difotokopi harus anda persiapkan sebelum ke kantor BPJS ketenagakerjaan. Jangan hingga ketika pengajuan klaim anda mulai diproses sang petugas, anda baru sibuk mau memfotokopi berkas-berkas.

Kami yakin, bila anda menjalankan semua tips di atas, uang JHT dipastikan akan cair dalam sekali jalan. Namun jika anda tidak menuruti saran-saran tersebut, bisa jadi proses klaim saldo JHT anda akan tertunda-tunda, karena wajib bolak-pulang memperbaiki data kependudukan, atau melengkapi berkas-berkas yang belum ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *