Usaha Yang Cemerlang Bagi Ibu-ibu Rumah Tangga

Posted on

Membangun Niat & Meminta Dukungan

Niat yang iklas, yaitu niat membantu suami menerima penghasilan tambahan yang bisa dirasakan sang anggota keluarga. Sampaikan niat itu pada suami, jika suami menyambut hangat libatkan saja sekalian, sekaligus meminta dukungan suami & yakinkan bahwa usaha yg dilakukan tidak merugikan famili & orang lain.

Memilih Jenis Usaha

Seorang istri tugas utamanya mengurus suami, merawat dan mendidik anak-anak, maka usaha yang dijalankan jangan sampai menyita ketika & tenaga. Contohnya : menjahit, membordir (kalau belum sanggup membordir ya mampu kursus di Lasya Butik) dll. Modal yg digunakan jangan sampai menggangu anggaran rumah tangga.

Jangan Tinggalkan Urusan Rumah Tangga

Urusan bisnis, sekalipun pada rumah hendaklah menjadi urusan yg kesekian sesudah urusan keluarga, bukan berarti bisnis yg dibangun dijalankan ala kadarnya, tetapi bisnis ini dibangun atas kebersamaan & kebahagiaan suami dan anak-anak.

Sesuai menggunakan Hobi

Karena usaha yg dibangun dari hobi pada menjalankanya akan enjoy dan pemasaran mampu dilakukan ke banyak relasi sinkron hobi. Misalnya aku suka belanja baju sekaian aja membuka usaha Butik, selain dijual bisa juga dipakai sendiri lebih sipp.

Tahu Seluk Beluk Usaha

Usaha yg dilakoni harus dicermati seluk beluknya, jangan hingga usaha yang niatnya buat menambah penghasilan famili malah mengurangi penghasilan famili.

Selain itu dia pula menciptakan tips-tips usaha, sebagai berikut :

  1. Usaha yang dirintis merupakan bagian dari kebutuhan rumah tangga.
  2. Jauhkan usaha yang dikelola itu dari barang-barang haram yang tidak mendidik anak-anak dan tetangga.
  3. Jadikan usaha yang dikelola merupakan alternative usaha yang terdekat dari tetangga.
  4. Hindari penimbunan barang yang bisa menyengsarakan orang lain
  5. Jauhi rentenir yang berusaha untuk melipatgandakan keuntungan.
  6. Pilihlah perniagaan yang dekat dengan kegemaran banyak orang.
  7. Bila melibatkan banyak orang, ambillah orang dhu’afa sebagai pekerja.
  8. Libatkan seluruh anggota keluarga sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
  9. Jangan mengambil keunungan yang terlalu besar, sehingga merugikan pihak lain.
  10. Setiap ada keuntungan, jangan lupa menabung dan bersedekah kepada kaum dhu’afa.

Semoga berguna?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *